TOPIK
Misteri Kematian Brigadir Yosua
-
Saya sangat menyesali perbuatan saya, namun saya hanya ingin mengatakan saya hanya seorang anggota tidak memiliki kemampuan menolak perintah jenderal.
-
Susi mendengar PC saat itu diduga sedang menangis, merintih atau ekspresi lain (hal ini terkomunikasi antara S dan KM).
-
Pertemuan berlangsung di Jakarta. Salah satu Kapolda yang dimaksud itu datang dari suatu daerah.
-
Ketiga Kapolda itu kabarnya sampai menghadap Kapolri untuk meyakinkan adanya baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.
-
Komnas HAM seakan-akan sudah jadi penyidik, silakan menunjukkan bukti-buktinya, kami perlu CCTV di Magelang dibuka.
-
Kompol Chuck Putranto melakukan perusakan CCTV, HP, menambahkan BB di TKP dan menghalangi sidik (penyidikan).
-
Irjen Ferdy Sambo mengarahkan tembakan ke kepala bagian belakang Brigadir J.
-
Rekonstruksi akan dihadirkan lima tersangka. Mereka masing-masing Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky, Bharada E dan Kuat Ma'ruf.
-
Simbol tanda tangan seperti alat kelamin pria itu, biasanya, maka pemiliknya atau penulisnya memiliki kecenderungan seksual fantasi yang lain.
-
Mantam Kadiv Propam Polri itu bersama istrinya, Putri Candrawathi dilaporkan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak ke Bareskrim Polri
-
Sidang kode etik penentuan nasib Irjen Pol Ferdy Sambo, apakah dipecat dari kepolisian atau tidak digelar, Kamis (25/8/2022) besok.
-
Satu persatu orang kepercayaan atau tangan kanan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo kekuatannya dipreteli oleh Timsus bentukan Kapolri.
-
Dalam penanganan autopsi, ada dua luka yang paling fatal di tubuh Brigadir J. Yakni luka tembakan di bagian dada dan kepala.
-
Pasangan suami istri Irjen Sambo dengan Putri Candrawathi telah dikaruniai empat anak. Mereka berusia 21 th, 17 th, 15 th, dan 1,5 th (balita).
-
Putri mengajak berangkat bersama dari rumah Saguling menuju rumah dinas bersama Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer dan Kuat Maruf.
-
Selama perjalanan dari Magelang ke Jakarta, almarhum tidak semobil dengan istri Ferdy Sambo. Melainkan naik mobil satunya bersama Bripka RR dan E
-
Putri Candrawathi bersama suaminya, Irjen Pol Ferdy Sambo sama-sama terancam hukuman mati atas keterlibatannya dalam pembunuhan berencana Brigadir J.
-
Setidaknya ada tiga jenderal dan dua pamen yang bakal menghadapi kursi panas Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
-
Kejagung) menunjuk 30 jaksa untuk menangani kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang diotaki mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.
-
Nasib Putri Candrawathi saat ini tergantung dari Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderel Listyo Sigit Prabowo.
-
Pembagiannya Bharada E Rp 1 Miliar karena dia yang menembak langsung Brigadir J, Brigadir R dan Kuwat yang membantu, masing-masing mendapat Rp 500juta
-
Putri Candrawathi mengaku malu kepada LPSK yang jemput bola ke rumahnya saat ditanya urusan dewasa yang diduga melibatkan Brigadir J.
-
Ferdy Sambo mengaku marah setelah mendapat laporan dari istrinya, Ibu PC mengaku mendapat perlakuan yang merendahkan harkat dan martabat wanita.
-
Motif yang melatari pembunuhan terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat dan barang bukti yang ditunggu-tunggu masih menjadi pertanyaan masyarakat.
-
Siapa saja jenderal yang bakal mengadili sosok Ferdy Sambo alumni Akpol 1994 yang meyandang pangkat dua bintang di pundak.
-
Pembunuhan berencana biasanya dilandasi dua motif. Dendam atau Asmara.
-
Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD, mengatakan motif pembunuhan Brigadir J mungkin sensitif sehingga belum dijelaskan oleh kepolisian.
-
Ferdy Sambo dijerat pasal berlapis yaonibpasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
-
Bharada E menegaskan dalam peristiwa yang berlangsung Jumat (8/7/2022) tidak ada kasus tembak menembak.
-
Irjen Ferdy Sambo juga ditengarai sebagai mastermind atas peristiwa yang menewaskan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.