Penggrebekan Pabrik Narkoba di Surabaya
Rumah Mewah di Surabaya Disulap Jadi Pabrik Ekstasi, Jutaan Butir Narkoba Disita
Polda Jatim menggrebek sebuah rumah mewah di kawasan Kertajaya Indah Timur, Sukolilo, Surabaya, yang dipakai untuk memproduksi narkoba ekstasi
Karpet tersebut dipasang menyerupai tirai penutup laiknya panggung pertunjukan pementasan teater.
Lalu pada bagian tengahnya, karpet tersebut dipotong berenda-renda sebagai pintu utama akses keluar masuk pekerjaan.
"Nah, agar tidak ada suara, atau agar kedap kebisingannya. Setiap ruangan dikasih pelapis kayak karpet ini ya. Dia bekerjanya kan malam," jelas Robert, seraya menunjuk kondisi tirai.
Bahkan, para tersangka juga telah menyiapkan serangkaian alibi, manakala memang mendadak ada beberapa orang tetangga yang menegur aktivitas mereka.
Yakni, salah satunya, beralasan, ungkap Robert, bahwa para tersangka sedang memproduksi serbuk minuman untuk kopi.
"Biar tidak curiga, dia ngaku produksi kopi. Kalau ditanya orang-orang RT, ngaku buat kopi," ungkap Robert.
Pabrik pembuatan obat-obatan terlarang home industry tersebut sudah berjalan kurun waktu enam bulan.
Dalam sekali produksi, ternyata pabrik rumahan tersebut, berhasil memproduksi sekitar enam juta butir pil narkotika berbagai jenis.
Namun, belum sempat berhasil dijual seluruhnya. Beberapa barang bukti pil narkotika itu, berhasil disita petugas, seiring dengan tertangkapnya para tersangka.
"Nah, kemudian, ini ada kardus packingnya ya," pungkas Robert.
(luhur pambudi/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.