Penggrebekan Pabrik Narkoba di Surabaya

Rumah Mewah di Surabaya Disulap Jadi Pabrik Ekstasi, Jutaan Butir Narkoba Disita

Polda Jatim menggrebek sebuah rumah mewah di kawasan Kertajaya Indah Timur, Sukolilo, Surabaya, yang dipakai untuk memproduksi narkoba ekstasi

Editor: eben haezer
luhur pambudi
Polisi menunjukkan alat produksi narkoba dalam penggrebekan di sebuah rumah mewah di kawasan Kertajaya, Surabaya 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Polda Jatim menggrebek sebuah rumah mewah di kawasan Kertajaya Indah Timur, Sukolilo, Surabaya, yang dipakai untuk memproduksi narkoba ekstasi, kemarin (20/5/2024).

Dalam penggrebekan itu, polisi menyita 6,78 butir narkoba. Terdiri dari 1,08 juta butir pil karnopen dan 5,7 juta butir pil koplo.

Selain itu, ditemukan sabu-sabu seberat 8,92 kg dan ekstasi sebanyak 2.884 butir.

Tersangka berinisial MY dan ADH juga ditangkap dalam penggrebekan itu.

Dari penggrebekan itu, dua orang juga ditetapkan sebagia buron, yakni KSM dan WD.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, para pelaku mengontrak rumah mewah tersebut dengan dalih untuk produksi kopi.

Rumah dua lantai yang berlokasi di gang paling depan kompleks perumahan elit tersebut, berukuran luas sekitar 20 m x 10 m.

Di rumah tersebut, tersedia berbagai alat produksi narkoba.

Pantauan TribunJatim network, terdapat sekitar enam ruangan di dalam rumah tersebut. Namun, ukurannya berbeda-beda.

Direktur Ditresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Robert Da Costa mengajak beberapa perwakilan reporter untuk menilik kondisi rumah yang berhasil memproduksi sekitar enam juta butir pil narkotika berbagai jenis selama kurun waktu kurang dari setahun.

Robert menunjukkan ruangan paling ujung dari rumah yang sebenarnya difungsikan sebagai dapur rumah.

Di dalamnya terdapat tungku berenergi listrik yang disebut-sebut sebagai alat untuk meracik atau memasak adonan awal bahan pil narkotika.

Bentuknya persegi panjang menyerupai meja mesin jahit jadul yang berwarna silver stainless. Namun terdapat penampang wadah untuk menaruh adonan, yang berbentuk persegi panjang juga.

Di pinggiran mesin itu, terdapat tombol-tombol berwarna merah dan hijau. Itu aktivitor pemicu untuk menyalakan mesin yang berenergi listrik.

"Ini barang-barangnya, mesinnya tersambung dengan listrik. Basic latar belakang para tersangka kami akan dalam," celetuk Robert yang didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, saat tour pabrik narkotika rumahan itu.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved