Kebangkitan Ekonomi Kawasan Mataraman

Investasi PT Gudang Garam dan HM Sampoerna di Blitar Tembus Rp 430 Miliar, Rokok Lokal Menyusul

Investasi PT Gudang Garam dan PT HM Sampoerna di Kota Blitar Tembus Rp 430 Miliar, DPMPTSP : Pabrik Rokok Lokal Menyusul

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Rendy Nicko
ist
Kantor PT Gudang Garam Tbk di Kota Kediri. Investasi PT Gudang Garam dan PT HM Sampoerna di Kota Blitar Tembus Rp 430 Miliar, DPMPTSP : Pabrik Rokok Lokal Menyusul 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pertumbuhan investasi di Kota Blitar berkembang pesat dalam dua tahun terakhir ini.

Setidaknya ada tiga perusahaan rokok yang menyumbang investasi mencapai Rp 431 miliar. Dua di antaranya PT Gudang Garam dan PT HM Sampoerna.

"Dalam dua tahun terakhir ini perkembangan investasi di Kota Blitar terus meningkat. Bisnis hotel, rumah kos dan pabrik rokok banyak tumbuh di Kota Blitar," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono.

Menurutnya, dalam dua tahun terakhir ini mulai bermunculan investor baru di bidang perhotelan dan pabrik rokok di Kota Blitar.

Baca juga: PT Sampoerna dan PT Gudang Garam Dirikan Pabrik Rokok di Blitar, DPMPTSP : Serap Ribuan Tenaga Kerja

Baca juga: Pertumbuhan Nilai Investasi Kabupaten Kediri Tertinggi Dibanding Daerah Lain di Mataraman

Baca juga: Proyek Strategis Bandara hingga Jalan Tol Dorong Iklim Investasi Kabupaten Kediri Semakin Subur

Pada 2023 dan 2024, dua pabrik rokok besar, yaitu, PT HM Sampoerna dan PT Gudang Garam berdiri di Kota Blitar.

Untuk PT Gudang Garam sudah beroperasi pada akhir 2023, sedang PT HM Sampoerna mulai beroperasi 2024 ini.

Nilai investasi pabrik rokok PT HM Sampoerna di Kota Blitar mencapai Rp 400 miliar, sedangkan nilai investasi pabrik rokok PT Gudang Garam sekitar Rp 30 miliar.

Tahun ini, rencananya juga ada satu pabrik rokok lokal lagi dengan nilai investasi sekitar Rp 1 miliar beroperasi di Kota Blitar

Data dari DPMPTSP Kota Blitar menyebutkan realisasi nilai investasi di Kota Blitar memang mengalami peningkatan dalam kurun empat tahun ini.

Pada 2020, realisasi nilai investasi di Kota Blitar hanya Rp 167 miliar. Pada 2021, realisasi nilai investasi di Kota Blitar naik menjadi Rp 258,46 miliar.

Pada 2022, realisasi nilai investasi di Kota Blitar kembali naik menjadi Rp 345,22 miliar dan pada 2023 naik lagi menjadi Rp 385,06 miliar.

Lalu, pada 2024 ini, target nilai investasi di Kota Blitar mencapai 348 miliar. Tapi, pada triwulan pertama atau Januari-Maret 2024 ini, realisasi investasi baru mencapai Rp 18,8 miliar dari target yang ditetapkan Rp 348 miliar.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved