Kebangkitan Ekonomi Kawasan Mataraman

Investasi di Kabupaten Nganjuk Capai Rp 365 Miliar di Triwulan I, Ada Sembilan Penanaman Modal Asing

Investasi di Kabupaten Nganjuk Capai Rp 365 Miliar di Triwulan I, Ada Sembilan Penanaman Modal Asing

|
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Rendy Nicko
Danendra Kusuma/TribunMataraman.com
Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk, Sri Wahyuningsih tengah memaparkan pertumbuhan iklim investasi, Senin (8/7/2024).  

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Iklim investasi di Kabupaten Nganjuk kian menggeliat. 

Tiap tahun, para investor berdatangan untuk menanamkan modalnya.

Karena hal itu pula, Kabupaten nganjuk digadang-gadang bakal bertranformasi menjadi kota industri baru di wilayah Mataraman. 

Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk, Sri Wahyuningsih mengatakan iklim investasi di Kota Angin menunjukkan tren positif. 

Pada triwulan I (Januari-Maret) 2024, misalnya, realisasi nilai investasi di Kabupaten Nganjuk telah mencapai Rp 365.881.000.000.

Nilai tersebut berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 2.736.000.000 dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 363.145.000.000.

Sementara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menargetkan realisasi nilai investasi pada 2024 sebesar Rp 1,50 triliun. 

"Nilai investasi triwulan II masih dihimpun melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Kami memprediksi nilainya meningkat. Kami juga optimistis mencapai target yang ditetapkan di 2024," katanya, Senin (8/7/2024). 

Sri menyebut berdasar data LKPM triwulan I 2024, sudah ada sembilan kegiatan usaha PMA dan 88 kegiatan usaha PMDN di Kabupaten Nganjuk

Kegiatan usaha tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. 

Antara lain, Kecamatan Rejoso, Lengkong, Gonndang, Kertosono, dan Jatikalen. 

"Yang terbaru, ada PT Belfoods yang akan berkegiatan usaha di sini. Ada pula hotel namun belum beroperasional," sebutnya. 

Ia mengungkapkan ada beragam faktor yang membuat investor tertarik menanamkan modal di Kabupaten Nganjuk

Faktor tersebut yakni, upah tenaga kerja yang masih kompetitif dengan kabupaten lain, koneksi jalan tol, serta adanya Bandara Dhoho, Kediri. 

Di sisi lain, DPMPTSP terus berupaya menggenjot iklim investasi

Tentu sesuai dengan peraturan yang ada dan kearifan lokal. 

"Pertumbuhan investasi di Kabupaten Nganjuk tergolong baik. Kabupaten Nganjuk sedang mengarah atau menuju kota Industri baru," tutupnya.

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com) 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved