Senin, 20 April 2026

Kebangkitan Ekonomi Kawasan Mataraman

Bisnis Perhotelan dan Pabrik Rokok Tumbuh Pesat di Kota Blitar

Bisnis perhotelan, rumah kos dan pabrik rokok ikut menyumbang pertumbuhan nilai investasi di Kota Blitar.

|
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Lokasi pabrik rokok Gudang Garam di wilayah Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Lokasi pabrik rokok Gudang Garam berdekatan dengan pabrik rokok Sampoerna. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pertumbuhan investasi di Kota Blitar berkembang pesat dalam dua tahun terakhir ini. Bisnis perhotelan, rumah kos dan pabrik rokok ikut menyumbang besarnya nilai investasi di Kota Blitar.

"Dalam dua tahun terakhir ini perkembangan investasi di Kota Blitar terus meningkat. Bisnis hotel, rumah kos dan pabrik rokok banyak tumbuh di Kota Blitar," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, Kamis (13/6/2024).

Data dari DPMPTSP Kota Blitar menyebutkan realisasi nilai investasi di Kota Blitar memang mengalami peningkatan dalam kurun empat tahun ini.

Pada 2020, realisasi nilai investasi di Kota Blitar hanya Rp 167 miliar. Pada 2021, realisasi nilai investasi di Kota Blitar naik menjadi Rp 258,46 miliar.

Baca juga: PT Sampoerna dan PT Gudang Garam Dirikan Pabrik Rokok di Blitar, DPMPTSP : Serap Ribuan Tenaga Kerja

Baca juga: Aplikasi Khusus Potensi Usaha Disiapkan DPMPTSP Tulungagung, Mudahkan Calon Investor Berinvestasi

Pada 2022, realisasi nilai investasi di Kota Blitar kembali naik menjadi Rp 345,22 miliar dan pada 2023 naik lagi menjadi Rp 385,06 miliar.

Lalu, pada 2024 ini, target nilai investasi di Kota Blitar mencapai 348 miliar. Tapi, pada triwulan pertama atau Januari-Maret 2024 ini, realisasi investasi baru mencapai Rp 18,8 miliar dari target yang ditetapkan Rp 348 miliar.

"Capaian investasi pada triwulan pertama memang masih jauh dari target. Tapi, kami tetap optimis realisasi investasi tahun ini lebih dari target," ujar Heru.

Untuk mencapai target, kata Heru, DPMPTSP Kota Blitar akan memaksimalkan laporan kinerja perusahaan. Selain itu, DPMPTSP juga terus mendorong munculnya investasi baru di Kota Blitar.

Menurutnya, dalam dua tahun terakhir ini mulai bermunculan investor baru di bidang perhotelan dan pabrik rokok di Kota Blitar.

Pada 2023 dan 2024, dua pabrik rokok besar, yaitu, PT HM Sampoerna dan PT Gudang Garam berdiri di Kota Blitar.

Untuk PT Gudang Garam sudah beroperasi pada akhir 2023, sedang PT HM Sampoerna mulai beroperasi 2024 ini.

Nilai investasi pabrik rokok Sampoerna di Kota Blitar mencapai Rp 400 miliar, sedang nilai investasi pabrik rokok Gudang Garam sekitar Rp 30 miliar.

Tahun ini, rencananya juga ada satu pabrik rokok lokal lagi dengan nilai investasi sekitar Rp 1 miliar beroperasi di Kota Blitar

Bisnis perhotelan dan rumah kos juga berkembang pesat di Kota Blitar dalam dua tahun belakangan ini.

Satu hotel besar di bawah manajemen Santika beroperasi di Kota Blitar pada awal 2024. Nilai investasi Hotel Santika sekitar Rp 300 miliar.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved