Berita Terbaru Kota Blitar
Sidak Elpiji di Blitar: Distribusi 3 Kg Terlambat, Stok BBM di SPBU Dipastikan Aman
Sidak ke Pangkalan, Tim Gabungan Temukan Keterlambatan Distribusi Elpiji dari Agen di Blitar Jawa Timur
Penulis: Samsul Hadi | Editor: faridmukarrom
Ringkasan Berita:
- Sidak elpiji yang dilakukan Polres Blitar Kota bersama Disperindag dan Hiswana Migas menemukan adanya keterlambatan distribusi elpiji 3 kilogram di sejumlah pangkalan dalam sepekan terakhir.
- Kondisi ini menyebabkan stok elpiji 3 kg dan 12 kg kosong di beberapa titik, meski kuota pasokan tetap normal.
- Sementara itu, stok BBM di SPBU dipastikan aman dengan ketersediaan solar dan pertalite yang mencukupi.
TRIBUNMATARAMAN.COM | BLITAR - Tim gabungan dari Polres Blitar Kota, Disperindag, dan Hiswana Migas menggelar inspeksi mendadak (sidak) elpiji di sejumlah pangkalan dan restoran di Kota Blitar, Kamis (16/4/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya elpiji bersubsidi 3 kilogram.
Dari hasil sidak, tim menemukan adanya keterlambatan distribusi elpiji 3 kilogram dari agen ke pangkalan dalam sepekan terakhir. Kondisi ini menyebabkan kekosongan stok di beberapa titik.
Tim terlebih dahulu mengecek ketersediaan bahan bakar di SPBU Kebon Rojo. Hasilnya, stok BBM masih dalam kondisi aman, dengan solar tersisa sekitar 10.000 liter dan pertalite mencapai 22.000 liter.
Selanjutnya, tim melakukan pengecekan di pangkalan elpiji di Jalan Dr Wahidin. Di lokasi tersebut, stok elpiji 3 kilogram maupun 12 kilogram dilaporkan kosong.
Baca juga: Antisipasi Kekeringan 2026 BPBD Kota dan Kabupaten Blitar Siapkan Tandon Air dan Petak Wilayah Rawan
"Stok elpiji 3 kilogram dan 12 kilogram kosong. Biasanya stok elpiji 12 kilogram tidak pernah kosong," kata Asih, pemilik pangkalan.
Ia menjelaskan, keterlambatan distribusi mulai dirasakan dalam sepekan terakhir. Meski sudah melaporkan kondisi tersebut ke agen, pasokan elpiji belum juga datang.
"Terutama elpiji 12 kilogram kalau habis langsung dikirim, ini saya sudah laporan ke agen tapi barang belum datang," ujarnya.
Menurut Asih, kuota elpiji sebenarnya tidak mengalami pengurangan. Dalam kondisi normal, ia menerima sekitar 350 tabung elpiji 3 kilogram setiap pekan.
Kanit Tipiter Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito, memastikan bahwa kondisi ini bukan kelangkaan, melainkan hanya keterlambatan distribusi.
"Tidak ada kelangkaan elpiji di Kota Blitar, mungkin hanya terjadi keterlambatan distribusi dari agen ke pangkalan. Kalau stok BBM di SPBU masih aman," katanya.
Ia menambahkan, pasokan elpiji dari agen ke pangkalan sejatinya berjalan normal setiap hari dengan kuota tetap. Bahkan, pada momen tertentu, Disperindag Kota Blitar mengusulkan penambahan kuota untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.
Saat ini, pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan agen untuk mengetahui penyebab keterlambatan distribusi tersebut agar tidak berlarut-larut dan mengganggu kebutuhan masyarakat.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| Ibu Rumah Tangga di Blitar Raup Rp 20 Juta Per Bulan, Tekuni Kerajinan Tas Anyaman dari Tali Plastik |
|
|---|
| Dua SPPG di Kota Blitar Ditutup Sementara karena IPAL Belum Lengkap |
|
|---|
| Upacara Budaya dan Kirab Gunungan Lima Meriahkan Grebeg Pancasila di Kota Blitar |
|
|---|
| Pawai Lentera Awali Acara Peringatan Bulan Bung Karno di Kota Blitar Tahun Ini |
|
|---|
| Cair Awal Juni 2026, Alokasi Anggaran Gaji ke-13 ASN Pemkot Blitar Capai Rp 20,3 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Tim-gabungan-saat-melakukk-BBM-di-SPBU-Kebon-Rojo-Kota-Blitar.jpg)