Berita Terbaru Kota Blitar
Cara Produsen Kerupuk di Kota Blitar Bertahan, Harga Plastik dan Minyak Goreng Mahal
Pelaku UMKM di Kota Blitar, Jawa Timur, mulai tertekan akibat kenaikan harga plastik dan minyak goreng
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Pelaku UMKM di Kota Blitar, Jawa Timur, mulai tertekan akibat kenaikan harga plastik dan minyak goreng.
- Salah satu pelaku UMKM yang terdampak adalah produsen kerupuk siap saji.
- Persoalannya, produsen tidak berani menaikkan harga jual kerupuk karena kondisi pasar lagi sepi.
- Sementara, biaya produksi membengkak dampak kenaikan harga plastik dan minyak goreng
TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Pelaku UMKM di Kota Blitar, Jawa Timur, mulai tertekan akibat kenaikan harga plastik dan minyak goreng.
Salah satu pelaku UMKM yang terdampak adalah produsen kerupuk siap saji.
Persoalannya, produsen tidak berani menaikkan harga jual kerupuk karena kondisi pasar lagi sepi.
Sementara, biaya produksi membengkak dampak kenaikan harga plastik dan minyak goreng.
Seperti dialami Bayu Prasetyo (39), produsen kerupuk di Jl Sumba, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Di pertengahan Ramadan lalu, bapak dua anak ini dikejutkan dengan kenaikan tajam harga plastik dan minyak goreng yang hampir bersamaan.
Padahal, plastik dan minyak goreng juga menjadi bahan utama yang mendukung usaha kerupuk matang milik Bayu.
"Dampaknya (kenaikan harga plastik dan minyak goreng) sangat besar terhadap usaha saya. Terutama kenaikan harga plastik yang hampir 100 persen," kata Bayu, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga: Pemprov Jatim Prihatin OTT Gatot Sunu Wibowo, Minta Publik Tunggu Proses Hukum KPK
Saat itu, Bayu bersama istrinya sedang menggoreng kerupuk di ruang belakang rumahnya.
Proses penggorengan kerupuk menggunakan tungku kayu. Di atas tungku kayu terdapat dua wajan ukuran besar.
Istri Bayu terlihat memasukkan krecek kerupuk ke wajan berisi minyak goreng.
Beberapa detik kemudian, Bayu mengangkat kerupuk yang sudah matang dari wajan.
Di samping tempat penggorengan, terdapat satu pekerja sedang mengemas kerupuk ke dalam plastik.
"Harga plastik naik sejak pertengahan Ramadan. Harga plastik yang biasanya Rp 1.000 naik menjadi Rp 2.000. Naiknya 100 persen," ujarnya.
Hampir bersamaan, kata Bayu, harga minyak goreng ikut menyusul naik. Harga minyak goreng curah yang biasanya Rp 16.000-Rp 17.000 per kilogram, naik menjadi Rp 22.000 per kilogram.
Berita Terbaru kota Blitar
kenaikan harga plastik
Produsen kerupuk
Pelaku UMKM
kota Blitar
Harga minyak goreng curah naik
Kenaikan harga minyak goreng
Minyak goreng
tribunmataraman.com
| Ada 104 Anak Tidak Sekolah di Kota Blitar, Dinas Pendidikan Lakukan Verfikasi dan Validasi |
|
|---|
| Jembatan Jalan CR Sukandar Kota Blitar Segera Diperbaiki, DPUPR Mulai Uji Kekuatan Tanah |
|
|---|
| Rekrutmen Calon Siswa Sekolah Rakyat, Dinsos Kota Blitar Konsolidasi dengan Pendamping PKH |
|
|---|
| Kirim Kendang Jimbe ke Malaysia dan Amerika, Perajin di Blitar Terdampak Nilai Tukar Rupiah |
|
|---|
| Petugas Temukan Bungkusan Berisi 950 Butir Pil di Area Lapas Blitar, Diduga Dilempar dari Luar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Produsen-kerupuk-siap-saji-di-Kota-blitar.jpg)