Kamis, 7 Mei 2026

Berita Terbaru Kota Blitar

Ada 104 Anak Tidak Sekolah di Kota Blitar, Dinas Pendidikan Lakukan Verfikasi dan Validasi

Dindik Kota Blitar Lakukan Verifikasi dan Validasi Data 104 Anak Tidak Sekolah Tahun Ini

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
DATA ATS - Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin. Dinas Pendidikan sedang melakukan verifikasi dan validasi data 104 anak tidak sekolah 2026 ini. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar terus melakukan verifikasi dan validasi (verval) data anak tidak sekolah (ATS) yang diterima dari Kementerian Pendidikan. 

Sampai sekarang, masih ada sekitar 104 data ATS yang belum selesai dilakukan verifikasi dan validasi oleh Dindik Kota Blitar.

Kepala Dindik Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan, pada akhir 2024, data ATS di Kota Blitar yang diterima dari kementerian sebanyak 1.005 anak. 

Dindik bersama kelurahan dan kecamatan menelusuri data ATS dengan melakukan verifikasi dan validasi di lapangan pada 2025.

Baca juga: Warga Minta Camat Pule Dievaluasi, Pemkab Trenggalek Perintahkan WFH Namun Pelayanan Tetap Jalan 

Setelah dilakukan verifikasi dan validasi di lapangan, dari total 1.005 data ATS, sebanyak 901 anak tidak masuk kategori ATS, karena sudah memiliki ijazah. 

"Dari data awal 1.005 ATS, sudah tervalidasi sebanyak 901 anak tidak masuk kategori ATS, karena sudah punya ijazah," kata Dindin, Kamis (7/5/2026). 

Dikatakannya, dari 901 data ATS yang sudah dilakukan verifikasi dan validasi, hanya 27 anak yang betul-betul masuk kategori ATS. 

Sebanyak 27 anak yang masuk kategori ATS, separuh sudah diberi akses mendapatkan pelayanan pendidikan lewat kejar paket.

Ia menjelaskan, ada tiga kategori ATS, yaitu, belum pernah bersekolah, drop out atau sekolah tidak tuntas, dan sudah lulus sekolah tapi tidak melanjutkan. 

Sebanyak 27 data ATS yang ditemukan dari hasil verifikasi dan validasi itu mayoritas masuk kategori sudah lulus sekolah tapi tidak melanjutkan.

"Misalnya, sudah lulus SD tapi tidak melanjutkan ke SMP, atau sudah lulus SMP tidak melanjutkan ke SMA. Makanya, meraka kami dorong ikut kejar paket," ujarnya.

Sekarang, kata Dindin, Dindik bersama kelurahan dan kecamatan fokus menyelesaikan verifikasi dan validasi data ATS yang masih tersisa sebanyak 104 anak.

Pengalaman dari hasil verifikasi dan validasi sebelumnya, ada data ATS yang sudah pindah domisili tapi secara administrasi masih berada di Kota Blitar. 

Dindik sudah berkoordinasi dengan Dispendukcapil untuk memperbarui data anak tersebut sehingga sudah bukan warga Kota Blitar. 

"Data lainnya yang tidak ditemukan karena memang kerja di luar negeri, bahkan ada yang sudah meninggal. Semua data itu kami laporkan," katanya. 

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved