Sabtu, 18 April 2026

Berita Terbaru Kota Blitar

Warga Kota Blitar Diminta Diet Plastik, Disperindag : Harga Naik Hingga 80 Persen

Harga Plastik Naik 80 Persen, Disperindag Kota Blitar Ajak Masyarakat Diet Plastik

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
HARGA PLASTIK NAIK - Pedagang menggunakan gelas plastik untuk wadah es teh bagi pembeli di warungnya, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Sabtu (18/4/2026). Harga gelas plastik ikut naik setelah Lebaran.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar berharap kenaikan harga plastik menjadi momentum percepatan program diet plastik di Kota Blitar.

Saat ini, harga plastik di Kota Blitar naik kisaran 50 persen sampai 80 persen pada April 2026.

"Pasca Lebaran, harga plastik memang naik tinggi, tidak hanya di Kota Blitar, tapi juga di daerah lain. Di Kota Blitar kenaikan harga plastik kisaran 50 persen sampai 80 persen," kata Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, Sabtu (18/4/2026).

Parminto mengatakan, kantung plastik kresek kiloan yang sebelum Lebaran harganya 28.000, sekarang naik menjadi Rp 58.000.

Baca juga: Regrouping 5 SD di Kabupaten Blitar Tuntas, SK Turun Mulai Maret 2026

Harga twin wall atau kotak plastik bening untuk tempat jajan rata-rata naik Rp 1.000 per 10 pack. Harga gelas plastik juga naik rata-rata Rp 1.5000 per 50 biji.

"Kenaikan paling tinggi pada kantung plastik kresek. Harga kertas dan tisue juga naik sekitar Rp 5.000-Rp 9.000," ujarnya.

Dikatakannya, karena bahan dasarnya impor, kenaikan harga plastik menjadi dan domain kewenangan pemerintah pusat.

Pemerintah daerah lebih mengimbau pada pembatasan penggunaan plastik. 

Kebetulan, kata Parminto, Kota Blitar sudah memiliki Perwali Nomor 21 Tahun 2023 tentang Pembatasan Penggunaan Plastik Sekali Pakai.

Perwali itu menjadi program inovasi diet plastik di Kota Blitar.

Dengan program itu, diharapkan pedagang bisa menggunakan bahan nonplastik untuk membungkus barang dagangannya.

Termasuk, para pembeli ketika mau belanja diimbau membawa tas/wadah belanjaan nonplastik.

"Harapannya, masyarakat Kota Blitar tidak tergantung dengan plastik. Ini bisa menjadi momentum untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di Kota Blitar," katanya.

Biaya Operasional Ikut Naik

Rita, pedagang di Kepanjenkidul, Kota Blitar mengatakan, kenaikan harga barang berbahan plastik memang sangat tinggi. 

Ia mencontohkan, gelas plastik yang semula harga Rp 7.000 per 50 biji, sekarang naik menjadi Rp 13.500 per 50 biji. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved