Pil Pahit Efisiensi Anggaran
Lipsus: Kebijakan Efisiensi Anggaran Akan Mengubah Wajah Event Wisata di Daerah
Kebijakan efisiensi anggaran dikhawatirkan dapat membuat wajah atau kemasan sejumlah event pariwisata di daerah berubah.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
Namun karena saat ini masih di awal tahun sehingga belum ketahuan agenda acara pemerintah yang akan digelar.
“Kemungkinan dampaknya akan kelihatan di pertengahan semester pertama 2025. Mungkin setelah lebaran,” jelasnya.
Sejauh ini Juztoo mengaku lebih banyak menerima job dari pihak swasta dan disusul jasa pernikahan (wedding).
Sementara untuk acara dari instansi pemerintahan, diakui mengalami penurunan.
Sampai saat ini belum ada permintaan untuk menangani atau mengisi acara pemerintahan.
“Kalau untuk wedding dan swasta, sampai sekarang tetap jalan. Kalau dari pemerintah, tahun lalu baru masuk di Bulan Maret,” ungkapnya.
Sampai saat ini Juztoo belum menerima job dari instansi pemerintahan.
Namun pihaknya sudah mendapat kabar, sejumlah dinas sudah mengagendakan acara di tahun 2025 ini.
Namun mayoritas acara di ada di Bulan November November 2025, di seputar Hari Jadi Kabupaten Tulungagung.
Juztoo menilai, dampak penghematan akan terlihat saat hari jadi Kabupaten Tulungagung, karena biasanya banyak acara yang disiapkan.
Atau untuk skala provinsi dan nasional bisa dilihat di Bulan Agustus, saat peringatan Kemerdekaan RI.
Jika terdampak penghematan, bisa saja acara tahunan ini tetap dilaksanakan namun kualitasnya akan berkurang.
“Mungkin ada beberapa bagian acara yang akan dihilangkan. Kalau sekarang belum kelihatan,” tegasnya.
Bagi Juztoo, penghematan anggaran pemerintah ini cukup mengkhawatirkan bagi kelangsungan usahanya.
Sebab berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, job dari instansi pemerintah bisa mencapai 50-60 persen.
Setiap bulan Juztoo selalu punya agenda untuk memegang acara, baik sebagai EO maupun MC di acara-acara pemerintahan.
“Sejauh ini kalau pun ada job dari pemerintah hanya bersifat support saja. Seperti awal bukan lalu, ada acara dari perbankan tapi supportnya dari pemerintah,” ungkapnya.
Dengan situasi yang tidak pasti ini, Juztoo berharap pekerjaan dari corporate, pihak swasta dan pernikahan.
Tidak Tergantung Proyek Pemerintah
Terpisah, Ken Kharisma Narada, pelaku usaha Event Organizer (EO) Creative Solution yang kerap bekerja sama dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Kediri mengatakan, sejauh ini usahanya masih berjalan stabil dan belum terdampak oleh pemangkasan anggaran pemerintah daerah.
"Hingga saat ini, kami belum merasakan dampak kebijakan efisiensi anggaran. Mungkin karena dalam bisnis ini, kami lebih banyak mengacu pada anggaran promosi melalui penyelenggaraan acara. Apalagi, di awal tahun seperti Januari dan Februari, memang belum banyak event besar yang diselenggarakan," kata Ken, Senin (17/2/2025).
Ken juga menegaskan bahwa hingga kini tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam bisnis yang ia kelola. Bahkan, perusahaannya justru menambah tenaga desain visual untuk memperkuat tim kreatif mereka.
Menurut Ken, stabilitas bisnisnya juga didukung oleh strategi diversifikasi klien. Tidak hanya bergantung pada anggaran dari pemkab, EO miliknya juga melayani klien dari sektor swasta serta menjalankan program promosi mandiri.
"Kami selalu berusaha menjaga kualitas layanan. Jika pelayanan tetap baik, pekerjaan akan terus ada. Selain itu, kami tidak hanya bergantung pada pemkab, tetapi juga melayani sektor swasta," tambahnya.
Ke depan, ia berharap para pelaku usaha dapat merancang strategi bisnis yang lebih fleksibel. Menurutnya, selain merambah sektor lain, penting juga untuk mengeksplorasi sub-sektor yang berkaitan dengan bisnis utama sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan anggaran.
(samsul hadi/isya anshori/david yohanes/Sofyan arif candra/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
| Dampak Efisiensi Anggaran, Program Puslatkot Atlet KONI Kota Blitar Ditiadakan Tahun Ini |
|
|---|
| Dampak Efisiensi Anggaran, Pelayanan Jemput Bola di Dispendukcapil Kabupaten Blitar Dikurangi |
|
|---|
| Terdampak Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pasar Kesamben Blitar Batal Terealisasi Tahun Ini |
|
|---|
| Industri Perhotelan Mulai Merasakan Dampak Dari Kebijakan Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| Meski Ada Efisiensi Anggaran, Pemkab Trenggalek Pastikan Pembangunan JLS Tetap Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Labuh-Laut-Larung-Sembonyo-di-Teluk-Prigi-Kecamatan-Watulimo-Kabupaten-Trenggalek.jpg)