Berita Viral
Dampak Teror Pocong Viral, Pendapatan Pengamen Pocong Turun Hingga 50 Persen
Viralnya video pocong begal di Jawa Timur berdampak ke pengamen pocong. Pendapatan Fajar turun dari Rp300 ribu jadi Rp100-150 ribu per hari.
TRIBUNMATARAMAN.COM – Fenomena video "pocong begal" yang viral di sejumlah daerah Jawa Timur berdampak pada aktivitas pengamen pocong. Stigma masyarakat terhadap aksi kriminal yang dikaitkan dengan pocong membuat jam kerja dan pendapatan pengamen pocong terbatas.
Fajar, salah satu pengamen pocong, mengaku kini hanya beraktivitas pada siang hingga sore hari.
“Sekarang saya keluar siang hari sampai sore. Pendapatan juga turun drastis,” ucapnya, Rabu (3/6/2026).
Menurut Fajar, sebelum maraknya video pocong yang disertai senjata tajam, pendapatan yang diperolehnya bisa mencapai Rp300 ribu per hari. Saat ini angkanya turun menjadi Rp100-150 ribu per hari.
Baca juga: Teror Pocong di Jatim Meluas, dari Kediri hingga Surabaya, Ini Fakta Menarik dan Penjelasan Polisi
Pengamen Pocong Tegaskan Bukan Bagian Begal
Di media sosial, pengamen pocong dengan akun http://marchella.al juga memberikan klarifikasi. Dalam video yang beredar, ia menanyakan langsung kepada sesama pengamen pocong terkait keterlibatan dalam aksi kriminal.
“Pocong begal bukan?” ceplosnya bertanya.
Pengamen pocong tersebut membantah dan menegaskan tidak membawa senjata tajam. Ia hanya membawa ember sebagai properti mengamen.
“Bukan. Demi Allah. Bahkan kucari tuh teman-teman yang begitu (begal),” ungkapnya.
Ia juga menyatakan akan mencari dan menyerahkan pelaku yang meresahkan masyarakat kepada pihak kepolisian.
“Ni aku cuma bawa ember ya, gak bawa parang. Bahkan pocong yang itu sedang saya cari, mau saya seret ke kantor polisi,” katanya.
Baca juga: Viral Pocong Cari Rekannya yang Meresahkan dan Bawa Celurit Sembari Ketok Rumah Warga
Lebih lanjut ia menyebut aksi oknum tersebut merugikan komunitas pengamen pocong.
“Bikin malu nama komunitas pocong. Mematikan rezeki. Ketiga, satu kena semua pengamen kena,” ucapnya.
Stigma Picu Pembatasan Aktivitas
Viralnya video pocong yang membawa celurit di sejumlah wilayah membuat masyarakat lebih waspada. Kondisi ini berimbas pada ruang gerak pengamen pocong yang kini memilih tampil di waktu siang untuk menghindari salah paham.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian di berbagai daerah masih menyelidiki video-video pocong begal yang beredar dan meminta masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.
(TribunMataraman.com)
| Viral POPOULER Jatim: Setelah Ponorogo, Kini Tulungagung Heboh Pemuda 25 Tahun Nikahi Nenek 63 Tahun |
|
|---|
| Pernikahan Beda 38 Tahun di Ngunut Tulungagung Viral, Dandi 25 Tahun Nikahi Mbah Mendes 63 Tahun |
|
|---|
| Teror Pocong di Jatim Meluas, dari Kediri hingga Surabaya, Ini Fakta Menarik dan Penjelasan Polisi |
|
|---|
| Daftar 7 Kab/Kota di Jatim Diteror Pocong Ada Kediri, Tulungagung, Probolinggo hingga Surabaya |
|
|---|
| Viral Pocong Cari Rekannya yang Meresahkan dan Bawa Celurit Sembari Ketok Rumah Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Seorang-pengamen-pocong-beraktivitas-di-siang-hari-Rabu-362026.jpg)