Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Sisir Kelompok Berisiko Tinggi, KPA Tulungagung Temukan 200 Kasus HIV Baru Sepanjang 2024

KPA Tulungagung dan para aktivis AIDS aktif melakukan penjaringan kelompok berisiko dan menemukan 200 kasus HIV baru sepanjang 2024 ini.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
KPA Tulungagung dan para aktivis AIDS aktif melakukan penjaringan kelompok berisiko dan menemukan 200 kasus HIV baru sepanjang 2024 ini. 

“Dalam skema pentahelix (pemerintah, media, korporasi, akademisi dan masyarakat) semua terlibat dalam upaya pencegahan ini,” tegasnya.

Setelah pengesahan Perbup, akan dibuat rencana aksi daerah.

Dengan upaya ini, Kabupaten Tulungagung diharapkan bebas AIDS sebelum 2030.

Mereka yang positif HIV diobati dengan ARV (antiretroviral) untuk menekan virus sampai tahap tak terdeteksi.

Dengan ARV mereka juga tidak bisa menularkan virus ke orang lain.

Sementara yang masih negatif, mereka menjadi sasaran upaya pencegahan, terutama kelompok risiko tinggi.

Ada juga obat pre-exposure prophylaxis (PrEP) bagi orang dengan perilaku seksual berisiko untuk mencegah penularan.

“Selama OPD sudah bergerak. Misalnya, beras untuk ODHA (orang dengan HIV/AIDS) dari Dinas Ketahanan Pangan sudah diplot,” ungkapnya.

Selama 2024, sekurangnya ada 4 orang ODHA yang meninggal dunia karena tidak rutin mengonsumsi ARV.

Sementara Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno, mengungkapkan, jika kasus HIV di Tulungagung masuk 5 besar di Jawa Timur.

Namun, tingginya kasus ini karena KPA aktif menjangkau kelompok berisiko dan menemukan kasus-kasus baru.

“Kalau misalnya daerah yang tidak aktif melakukan deteksi, angka kasusnya juga rendah. Tapi, kita aktif mencari kasus baru untuk diobati,” ungkapnya.

Menurut Pj Bupati, butuh penanganan serius untuk menghentikan penularan HIV di Tulungagung.

Dibutuhkan kerja bersama untuk bergerak menutup kran sumber penularan, seperti pekerja seks dan aktivitas seksual sejenis. 

(david yohanes/tribunmataraman.com)

editor: nadiva ariandy

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved