Sekolah Berbisnis Seragam
SMAN 1 Mojokerto Jual Paket Seragam Rp 1,5 Juta, Tapi Tidak Wajib Beli di Koperasi Sekolah
SMAN 1 Mojokerto mengaku menjual paket seragam seharga Rp 1,5 juta. Namun mereka tak mewajibkan siswa beli seragam di koperasi sekolah
"Ini tadi mungkin mereka mau menambah item-item dan bahan serta model yang bagus. Mohon maaf ya, sekolah-sekolah yang favorit ingin tampil beda, gengsi-nya besar dan rata-rata mereka Middle Up (Menengah keatas) walaupun zonasi ada afirmasi," ucap Imam.
Dia berpendapat bahwa sekolah seharusnya dapat membedakan antara siswa afirmasi dan siswa ekonomi menengah, apalagi terkait paket seragam sekolah sehingga tidak mematik permasalahan.
"Jadi sekolah harus memberikan perhatian jangan sampai memberatkan siswa. Terus ada bahasa-bahasa tidak menyenangkan
yang seakan panitia ini memaksa sehingga wali murid merasa takut terkait anaknya jika tidak membeli (Paket seragam)," pungkasnya.
ikuti terus berita seputar skandal Sekolah Berbisnis Seragam
(Mohammad Romadoni/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer.
Klarifikasi SMA di Tuban Jatim Terkait Pungutan Seragam Rp 1,2 Juta, Bantah Ada Paksaan |
![]() |
---|
Hearing Dengan Kadindik Jatim Soal Sekolah Jual Seragam Mahal, Anggota DPRD Bawa Contoh Kain |
![]() |
---|
Orangtua Siswa SMA Negeri di Bangilan Tuban Mengeluh Ditarik Uang Seragam Rp 1,2 Juta |
![]() |
---|
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar Sikapi Polemik Seragam, Tak Wajibkan Siswa Beli di Koperasi |
![]() |
---|
Dewan Pendidikan: Pungutan Seragam Tak Menjamin Kualitas Pendidikan Tulungagung Jadi Lebih Baik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.