13 Siswa SMP Terseret Ombak Pantai Drini
Imbas Tragedi Pantai Drini, Sekolah-sekolah di Mojokerto Batalkan Rencana Outing Class
Setelah tragedi Pantai Drini yang menewaskan 4 pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto, sekolah-sekolah di Mojokerto akhirnya membatalkan rencana outing class
Dia menyebut kegiatan outing class penting bagi pembelajaran maupun pengalaman peserta didik di setiap satuan lembaga pendidikan.
Terlebih, outing class merupakan bagian dari kurikulum merdeka belajar.
"Namun harus kita akui (Outing class) banyak hal yang harus kita evaluasi, termasuk soal lokus atau lokasi yang digunakan untuk kegiatan. Sehingga outing class diutamakan di tempat yang penuh edukasi, seperti kunjungan ke museum maupun perpustakaan," paparnya.
Menurut dia, satuan pendidikan diwajibkan untuk mengantongi izin dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pendidikan Kota Mojokerto dalam penyelenggaraan outing class.
Dia juga menegaskan bagi satuan pendidikan yang akan melakukan outing class dalam waktu dekat agar dibatalkan.
Pihaknya kini masih melakukan evaluasi pasca insiden kelam yang dialami rombongan outing class SMPN 7 Mojokerto.
"Satuan pendidikan yang melaksanakan outing class diharapkan ke tempat yang edukatif, seperti kunjungan ke museum, wisata situs Kerajaan Majapahit dan wisata-wisata religi yang lain," pungkasnya.
(moh.romadoni/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer.
Pasca Tragedi Pantai Drini, Pj Gubernur Jatim Minta Dindik Evaluasi Program Study Tour Sekolah |
![]() |
---|
Sekolah di Kota Mojokerto 7 Hari Doa Bersama Untuk Para Pelajar Korban Tragedi Pantai Drini |
![]() |
---|
Kondisi Terbaru 4 Siswa SMPN 7 Mojokerto Korban Tragedi Pantai Drini yang Masih Dirawat di RS |
![]() |
---|
Sosok Rifky Korban Tragedi Pantai Drini, Bocah Piatu yang Supel dan Rajin Mengaji |
![]() |
---|
Jasad Korban Terakhir Tragedi Pantai Drini Dipulangkan ke Mojokerto, Disambut Isak Tangis Sang Nenek |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.