13 Siswa SMP Terseret Ombak Pantai Drini

Sosok Rifky Korban Tragedi Pantai Drini, Bocah Piatu yang Supel dan Rajin Mengaji

Inilah sosok Rifky, pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto korban tragedi Pantai Drini Gunung Kidul. Bocah piatu yang dikenal supel dan rajin mengaji

Editor: eben haezer
romadoni
JENAZAH TERAKHIR - Peti jenazah Rifky Yoeda Pratama saat tiba di rumah duka di Mojokerto, Rabu (29/1/2025). Rifky adalah salah satu pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto yang tewas dalam insiden laut di Pantai Drini, kabupaten Gunung Kidul, DIY. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | MOJOKERTO - Rifky Yoeda Pratama (13), pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi di Pantai Drini, Gunung Kidul, DIY. 

Kematian Rifky meninggalkan duka tak hanya untuk keluarganya. Tetapi juga bagi para tetangga. 

Sebab, di mata tetangganya di di lingkungan Perumahan The Suam Kelurahan Kedundung, Magersari, Kota Mojokerto, remaja itu dikenal baik dan santun.

Baca juga: Jasad Korban Terakhir Tragedi Pantai Drini Dipulangkan ke Mojokerto, Disambut Isak Tangis Sang Nenek

Almarhum aktif mengaji di TPQ perumahan dan rutin mengikuti kegiatan pengajian di lingkungannya.

Latif Sutopo (45) Pengurus RW setempat, mengaku mengenal Rifky dengan keramahannya dan tekun mengaji.

"Anaknya supel, gampang bergaul dengan teman-temannya di perumahan. kami merasa kehilangan, bahkan ketika mendengar kabar itu warga kaget, syok dan langsung ke rumah duka. Banyak warga yang berkumpul menunggu kedatangan jenazah Rifky," ungkap Latif saat ditemui di rumah duka, Rabu (29/1/2025).

Ia mengatakan, semenjak ibu kandung dan adiknya telah tiada, Rifky tinggal berdua bersama neneknya, Sarmina.

Sedangkan ayahnya, Yohanes Iskandar (40) tinggal di Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Rifki dijenguk ayahnya setiap Minggu di rumah Mojokerto.

Keseharian Rifky sepulang sekolah bermain dengan anak-anak perumahan dan ketika sore mengaji di TPQ setempat.

"kami mengenal Rifky dan alhmdulillah kami yang membimbing ngaji di TPQ Perumahan Suam. Korban ngaji setiap hari, dan setiap Sabtu kumpulan anak seusia SMP di musala untuk pengajian rutin," ujar Latif tetangga korban.

Terkait pemakaman, Jenazah korban dimakamkan di dekat makam ibu dan adiknya di Desa Kraton, atas permintaan dari sang nenek Sarmina.

"Permintaan keluarga, almarhum dimakamkan di Krian. Karena ingin dimakamkan di dekat makam ibu dan adiknya yang sudah lama meninggal," jelasnya.

Ia mengungkapkan, ayah korban berada di lokasi saat proses pencarian Rifky yang hilang tergulung ombak Pantai Drini.

"Ayahnya di lokasi saat korban belum ditemukan, mereka berangkat bersama keluarga. Sampai korban ditemukan, ayahnya terus mendampingi putranya," pungkasnya.

(moh.romadoni/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer.

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved