Kebangkitan Ekonomi Kawasan Mataraman

Rp 47 Miliar Dana Investasi Masuk Tulungagung, Masih Jauh Dari Target Rp 500 Miliar 

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung mencatat aliran dana investasi sebesar Rp 49,916 miliar.

|
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Suasana JLS Besuki Tulungagung saat akhir pekan. Jalur Lintas Selatan Tulungagung ini diharapkan akan membuka akses ke banyak destinasi wisata Pantai 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung mencatat aliran dana investasi sebesar Rp 49,916 miliar.

Investasi itu masuk sejak triwulan pertama tahun 2024.

Sumbernya dari 5 pemodal asing dan 29 perusahaan dalam negeri. 

Rinciannya, Rp 2,599 miliar investasi berasal dari penanaman modal asing (PMA) dan Rp 47,317 miliar dari penanaman modal dalam negeri (PMDN). 

"Untuk tahun 2024 ini kami diberikan target investasi sebesar Rp 500 miliar. Sampai Mei 2024 yang sudah tercapai baru Rp 47,317 miliar," ungka Kepala DPMPTSP Tulungagung, Fajar Widariyanto.

Baca juga: Aplikasi Khusus Potensi Usaha Disiapkan DPMPTSP Tulungagung, Mudahkan Calon Investor Berinvestasi

Fajar menambahkan, investasi tidak selalu identik dengan modal besar. 

Tulungagung yang termasuk wilayah pinggiran yang kurang dilirik pemodal besar, sehingga pemodal didominasi sektor UMKM. 

DPMPTSP juga akan memfasilitasi perizinan sektor UMKM untuk memaksimalkan investasi di Kabupaten Tulungagung.

"Siapa saja yang menanamkan modalnya di Tulungagung adalah investor. Kami akan memfasilitasi mereka," tegas Fajar. 

Di tahun sebelumnya ada 9 perusahaan asing yang menanamkan modal di Tulungagung. 

Namun nilai investasi yang juga tidak besar, sekitar Rp 9 miliar saja. 

Mereka banyak berinvestasi di sektor industri, seperti pabrik plastik dan kerajinan batu di Tulungagung selatan. 

Salah satu investasi yang cukup besar yang masuk Tulungagung adalah proyek malam modern Shangrila Memorial Park. 

Proyek bernilai puluhan miliar rupiah di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung ini diharapkan juga memberi dampak domino, menggerakkan ekonomi warga di sekitarnya. 

Sebuah pabrik rokok besar juga berencana melakukan relokasi pabrik di Tulungagung. 

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved