Pemilu 2024

Banyak Temukan Pelanggaran, MCW Sebut Pemilu 2024 di Kota Malang Tak Berkualitas

Malang Corruption Watch menilai pelaksanaan Pemilu 2024 di Kota Malang tidak berkualitas karena banyaknya temuan pelanggaran di lapangan.

Editor: eben haezer
ist
Ketua Tim Pemantau Pemilu MCW, Dhien Favian (kiri) dan Divisi Riset Badan Pekerja MCW, Coqi Basil memberikan keterangan pers mengenai pelanggaran Pemilu di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (15/2/2024) 

"Secara umum berjalan sesuai prosedur. Pelaksanaan berjalan lancar, aman, tertib, damai, tidak ada gejolak berarti. Meskipun beberapa TPS di tiga kecamatan atau lima TPS yang mengalami kekurangan surat suara presiden dan wakil presiden," ujar Aminah.

Aminah mengatakan, jika menemukan tindak pelanggaran dalam Pemilu bisa langsung dilaporkan ke Bawaslu. Pihaknya sebagai penyelenggara Pemilu tidak bisa mengambil tindakan karena kewenangannya berbeda dengan Bawaslu.

"Laporkan saja ke Bawaslu jika ada temuan," paparnya.

Sehari setelah hari coblosan, KPU Kota Malang di tingkat kecamatan sedang melakukan penghitungan surat suara. Penghitungan dilakukan secara manual karena sesuai peraturan. Selain manual, penghitungan juga dilakukan secara bertahap dari tingkat PPS ke PPK, lalu ke KPU tingkat kota. Aminah menegaskan, penghitungan sudah harus selesai pada 20 Maret 2024 di tingkat KPU daerah.

"Kalau yang tingkat PPK, jadwalnya sampai 3 Maret 2024," ujar Aminah.

Penghitungan surat suara di tingkat PPS dipastikan sudah banyak yang selesai di Kota Malang. Aminah mengajak masyarakat turut aktif memantau penghitungan surat suara yang dilakukan petugas.

(Benni Indo/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved