Breaking News:

Remaja Panti Asuhan Disiksa Beramai-ramai Setelah Disetubuhi Suami Pelaku, Polisi Amankan 10 Orang

Polisi menyatakan telah menangkap 10 orang tersangka dalam kasus asusila dan penganiayaan yang korbannya seorang remaja penghuni panti asuhan

Editor: eben haezer
ist
Tangkap layar video penyiksaan terhadap seorang remaja penghuni panti asuhan di Kota Malang yang viral di media sosial. Korban juga mengalami kekerasan seksual oleh suami salah satu perempuan yang terlibat dalam penyiksaan. 

Reporter : Kukuh Kurniawan

TRIBUNMATARAMAN.com | MALANG - Polresta Malang Kota telah mengamankan 10 orang terduga pelaku pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap seorang pelajar SD penghuni panti asuhan di Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota telah menangani dua perkara.

"Yang pertama, perkara dugaan pencabulan terhadap korban yang sama. Lalu yang kedua, pengeroyokan ataupun merampas kemerdekaan orang, yang diketahui videonya telah viral," ujarnya, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Viral Video Remaja Perempuan Dibully dan Dipukuli 3 Perempuan dan 1 Laki-laki, Diduga di Malang

Pria yang akrab disapa BuHer ini menjelaskan, kejadian itu berawal pada Kamis (18/11/2021) pagi. Dimana korban dibawa oleh seseorang ke suatu tempat, lalu disetubuhi. 

Setelah itu, istri pelaku mengetahui kejadian tersebut dan membawa beberapa temannya untuk melakukan interogasi dan melakukan tindakan kekerasan terhadap si korban.

"Kejadian tersebut dilaporkan satu hari setelahnya. Dan setelah menerima laporan polisi, kami melihat kondisi psikis korban sangat terpukul. Sehingga, kita mencoba mendalami dari alat-alat bukti lain," katanya.

polisi tangkap pelaku penyiksaan terhadap remaja penghuni panti asuhan di malang
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto didampingi Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo dan Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polresta Malang Kota, Iptu Tri Nawangsari saat memberikan keterangan terkait update terbaru perkembangan penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan pelajar SD, Selasa (23/11/2021).

"Lalu, tim yang dipimpin Kasat Reskrim melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti. Sehingga, kemarin kita mengamankan lebih kurang 10 orang terduga pelaku yang melakukan tindakan kekerasan dan persetubuhan," bebernya.

Selain mengamankan 10 orang terduga pelaku, pihaknya juga telah mengamankan beberapa barang bukti.

"Yaitu, pakaian yang digunakan oleh para terduga pelaku sesuai dengan video yang viral. Termasuk, handphone (HP) korban yang dirampas dan dijual oleh terduga pelaku. Selain itu, kami juga mengamankan satu HP yang digunakan untuk merekam (aksi penganiayaan) tersebut," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved