Waspada Campak di Jatim
Dinas Kesehatan Menyebut 36 Anak di Jember Positif Terpapar Campak
Kasus campak juga ditemukan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepanjang Tahun 2025, yakni ditemukan 36 positif campak
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyuni
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Jember Sunarsih Khoris mengaku terkejut dengan jumlah kasus campak ini, sebab terlampau banyak sekali.
"Ketika terjadi satu atau dua kasus, seharusnya sudah segera ditangani. Kalau sudah sampai sebanyak ini namanya terlambat penanganannya," ujarnya.
Padahal Jember sudah berpredikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Seharusnya pelayanan di fasilitas kesehatan bisa lebih cepat.
"Saya kaget begitu dengar kalau kasus campak di Jember cukup tinggi di Jawa Timur. Kami akan terus bergerak sosialiasi bergerak ke bawah secara door to door, mencari siapa yang sakit," ulas Khoris.
Legislator Fraksi PKB ini menilai pelayanan kesehatan di Puskesmas di Jember laporannya sudah optimal, namun hal tersebut belum bisa dipastikan.
"Saya belum bisa menilai 90 persen sudah (optimal). Seharusnya adanya UHC semua petugas medis gerak, tetapi kenapa masih ada kasus campak sebanyak itu. Artinya baru 75 persen mereka gerak dan sosialisasi ke bawah," tutur Khoris.
(Imam Nawawi/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
Waspada Campak di Jatim
TribunHIS
campak
Kabupaten Jember
Dinas Kesehatan Jember
Jawa Timur
DPRD Jember
tribunmataraman.com
| Pasien Terpapar Campak Meninggal di Sumenep Bertambah, Namun Dinkes Sebutkan Ini |
|
|---|
| Dinkes Tulungagung Menemukan 45 Terduga Campak, Tiga di Antaranya Positif |
|
|---|
| Nihil Temuan Campak di Trenggalek Karena Tak Ada Penolakan Imunisasi |
|
|---|
| Dinkes Pamekasan Temukan 144 Balita Positif Campak, Satu Anak Suspek Meninggal |
|
|---|
| Korban Meninggal Akibat Campak di Sumenep Bertambah Menjadi 20, Menkes Tinjau Vaksinasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Vaksinasi-anak-di-Jember-ilustrasi-berita-campak.jpg)