Kamis, 14 Mei 2026

Musim Giling 2026

Doa dan Selamatan Warnai Persiapan Musim Giling 2026 di PG Meritjan Kediri

Doa dan Selamatan Warnai Persiapan Musim Giling 2026 di PG Meritjan Kediri

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Luthfi Husnika
TUMPENG - General manager PG Mertijan Tites Agung Priyono menyerahkan potongan tumpeng kepada Manager Teknik PG Meritjan, Catur Joko Prabowo, Rabu (13/5/2026). Hal ini dilakukan dalam rangka doa bersama dan selametan jelang musim giling 2026. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Menjelang dimulainya musim giling 2026, suasana berbeda tampak di lingkungan PG Meritjan. Manajemen bersama para pekerja memilih memulai rangkaian operasional dengan doa bersama dan selamatan sebagai simbol harapan agar proses produksi berjalan aman dan membawa hasil terbaik.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (13/5/2026) itu berlangsung khidmat di area dalam pabrik. Sejumlah jajaran manajemen, karyawan, hingga tokoh masyarakat sekitar turut hadir mengikuti doa bersama yang menjadi tradisi tahunan menjelang musim giling.

Tidak sekadar seremoni, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan para pekerja yang akan menghadapi masa produksi padat dalam beberapa bulan ke depan. Atmosfer kebersamaan terlihat saat seluruh peserta mengikuti rangkaian doa dengan penuh kekhusyukan.

General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, mengatakan selamatan menjadi bagian dari rasa syukur sekaligus ikhtiar batin sebelum mesin-mesin pabrik mulai beroperasi penuh pada musim giling tahun ini.

Baca juga: Pemkot Kediri Minta Petugas Turun ke Lapangan, Hindari Data Tak Valid yang Buat Bantuan Meleset

"Dengan dilaksanakan selamatan dan doa bersama ini kami berharap keberkahan selama musim giling 2026, berjalan lancar, dan bisa menghasilkan kinerja terbaik," kata Tites.

Ia menjelaskan, rangkaian selamatan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi akan digelar di berbagai stasiun pabrik. Mulai dari stasiun teknik dan pengolahan, stasiun gilingan, stasiun boiler, hingga area emplasemen.

Menurutnya, tradisi tersebut menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan pabrik gula yang tidak hanya menekankan kesiapan teknis, tetapi juga nilai kebersamaan dan keselamatan seluruh pekerja selama operasional berlangsung.

Sementara itu, Manajer Teknik PG Meritjan, Catur Joko Prabowo, memastikan kesiapan teknis pabrik untuk menghadapi musim giling tahun ini sudah hampir rampung. Seluruh pembenahan mesin di stasiun pengolahan disebut telah selesai dilakukan.

"Semua pembenahan mesin di setasiun pengolahan sudah dilakukan dan sudah diuji. Kami tinggal melakukan general test untuk memastikan bahwa PG Meritjan siap giling 2026," tegas Catur.

Kesiapan tersebut menjadi langkah penting mengingat musim giling merupakan periode krusial bagi industri gula. Selama masa produksi berlangsung, seluruh elemen pabrik dituntut bekerja optimal agar target pengolahan tebu dapat tercapai.

Baca juga: Harga Sapi di Kediri Naik Rp 1-2 Juta Per Ekor, DKPP Rutin Periksa Hewan Kurban

Berdasarkan rencana, PG Meritjan akan mulai melaksanakan giling pada awal Juni 2026. Sebelum itu, manajemen akan lebih dulu menggelar tradisi resepsi tebu manten pada 30 Mei 2026 sebagai penanda dimulainya musim produksi.

Catur juga berharap dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan agar seluruh proses musim giling berjalan aman dan lancar. 

"Kami mohon doa restu kepada masyarakat sekitar dan stakeholder semoga giling 2026 berjalan lancar dan semua karyawan diberi keselamatan," ujarnya.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved