Ramadan 2025
Perubahan Tradisi Ngabuburit, Mulai dari Gen Baby Boombers Hingga Gen Alpha
Suasana ngabuburit era 80 hingga 90-an terdapat banyak aktivitas bermain bermain layang-layang dan gobak sodor
Penulis: Fajarina Firdausi | Editor: faridmukarrom
Ngabuburit Generasi Z dan Alpha di Era Digital
Di tahun 2001, teknologi digital sudah mulai berkembang pesat, perubahan gaya hidup masyarakat juga mulai berubah.
Berkembangnya teknologi digital membuat beberapa aktivitas ngabuburit juga mengalami perubahan.
Di era modern ini, masyarakat khusunya para remaja dan anak-anak, memilih untuk ngabuburit dengan menghabiskan waktu dirumah saja.
Biasanya mereka akan memilih untuk Scrolling media sosial seperti Instagram, TikTok, X(twitter), dan Youtube, untuk mencari hiburan sebelum berbuka puasa.
Sebagian dari mereka juga ada yang memilih untuk bermain game online Adapun yang mengikuti kajian online atau live streaming tentang keagamaan seputar Ramadhan, sebagai hiburan sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Selain menghabiskan waktu di rumah, beberapa dari mereka ada yang melakukan aktivitas ngabuburit di kafe atau restoran, yang menwarkan menu berbuka yang menarik. Adapun yang berburu diskon di onlines shop, karena banyak masketplace yang menawarkan promos spesial Ramadhan
Faktor Penyebab Perubahan Tradisi Ngabuburit
Munculnya perubahan tradisi ngabuburit di setiap generasi, tentunya memiliki faktor yang mempengaruhinya, khususnya pada perkembangan teknologi. Kehadiran teknologi digital dan media sosial membuat hiburan semakin mudah diakses.
Selain munculnya perkembangan teknologi, faktor lainnya yang membuat tradisi ngabuburit mengalami perubahan disetiap generasi adalah terdapat perubahan gaya hidup setelah pandemi covid-19.
Beberapa tahun terakhir, pandemi juga mempengaruhi kebiasaan ngabuburit, dengan banyak orang beralih ke aktivitas yang lebih banyak dilakukan di rumah. Hal tersebut membuat, generasi muda cenderung mencari aktivitas yang lebih praktis dan nyaman.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| Lebaran 2025, Hampir 187 Ribu Orang Mudik Pakai Kereta Api Lewat Stasiun di Wilayah Daop 7 |
|
|---|
| Ratusan Pengunjung Antusias Berebut Tumpeng Ketupat Cokelat di Kampung Coklat Blitar |
|
|---|
| Dampingi KH Nurul Huda Ploso, Mas Ipin Bupati Trenggalek Sowan Ulama Sambut Hari Raya Ketupat |
|
|---|
| VIDEO - Tahu Kuning Takwa Kediri Diburu Pemudik untuk Oleh-Oleh Lebaran 2025 |
|
|---|
| Pantai Dalegan, Pantai Favorit Warga Gresik Saat Libur Lebaran 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-yuni-gobak-sodor1.jpg)