Ramadan 2026
Kenapa Makan Banyak Saat Sahur Justru Cepat Lapar? Ini Kata Ahli
Makan sahur berlebihan dan tinggi karbohidrat akan memicu lonjakan gula darah yang membuat tubuh lebih cepat lapar dan lemas sebelum waktu berbuka.
Ringkasan Berita:
- Makan sahur porsi besar dan tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang memicu tubuh lebih cepat merasa lapar di siang hari.
- Lonjakan dan penurunan gula darah menyebabkan energi tidak stabil sehingga tubuh gampang terasa lemas.
- Ahli menyarankan agar menu sahur disusun seimbang dengan memperbanyak protein dan serat agar rasa kenyang bertahan lama dan energi tetap stabil selama puasa.
TRIBUNMATARAMAN.COM - Tidak jarang terdengar jika banyak orang beranggapan bahwa makan dalam porsi besar saat sahur membuat tubuh lebih kuat dalam menjalani puasa seharian.
Faktanya, pola makan porsi besar terlebih tinggi karbohidrat justru memicu rasa lapar lebih cepat di siang hari.
Lonjakan Gula Darah Picu Rasa Lapar Lebih Cepat
Tubuh manusia secara fisiologis mengalami perubahan dalam cara memproses energi pada saat dini hari.
Sekitar pukul 4 pagi, kadar insulin dalam tubuh relatif tinggi. Sehingga ketika seseorang makan dalam porsi besar yang didominasi karbohidrat seperti mie, nasi putih, atau makanan manis, kadar gula darah dapat melonjak tinggi.
Respons insulin yang menstabilkan gula darah mengakibatkan penurunan cepat setelah lonjakan.
Dinamika naik-turun yang ekstrem ini memicu timbulnya kembali rasa lapar dalam waktu singkat.
Dalam salah satu pembahasan di podcast kanal YouTube Tirta PengPengPeng pada 2 Maret 2025, dr. Tirta sempat menyinggung fenomena ini.
Ia menjelaskan terkait efek makan berlebihan saat sahur. Ia menekankan bahwa lonjakan gula darah yang tinggi justru membuat energi hanya bertahan sesaat.
“Otomatis tubuh kita malah gula darahnya menjadi naik. Malah gula darahnya akan bisa spike, ‘wuuush’ gitu,” jelasnya
Akibatnya, rasa lapar bisa muncul bahkan ketika jam baru menunjukkan pukul 10 siang.
Tubuh akan cenderung terasa lemas dan mudah mengantuk karena etidakstabilan energi.
Kondisi ini tentu mengganggu produktivitas, terlebih ketika belakar dan bekerja selama bulan puasa.
Oleh karena itu, makan dalam porsi besar ketika sahur bukan strategi yang tepat. Sahur sebaiknya tidak fokus pada kuantitas makanan, melainkan juga kualitas nutrisi agar energi dalam tubuh tetap stabil.
Susun Menu Sahur Seimbang dengan Protein dan Serat
Dalam podcast tersebut, dr Tirta juga menyarankan agar makanan ketika sahur disusun secara seimbang. Hal ini dapat dilakukan dengan memperbanyak asupan potrein dan serat.
Protein akan dicerna dalam waktu lebih lama sehingga memberikan efek kenyang lebih panjang.
Baca juga: PMII Tulungagung Gelar Aksi Solidaritas Kematian Bocah oleh Anggota Brimob di Halaman Polres
Sahur Sehat
Tips Puasa
puasa ramadan
dr Tirta
Gizi Seimbang
Ramadan 2026
Karbohidrat
Gula Darah
Kesehatan
YouTube Tirta PengPengPeng
Ramadan
| Empat Strategi Menjemput Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadan |
|
|---|
| BI Kediri Siapkan Rp 5,3 Triliun untuk Penukaran Uang Pecahan Jelang Lebaran |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Magetan Jumat 6 Maret 2026: Maghrib 17.55 WIB, Simak Waktu Imsak hingga Isya |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Ponorogo Jumat 6 Maret 2026: Maghrib 17.55 WIB, Catat Waktu Imsak hingga Isya |
|
|---|
| Jadwal Buka Puasa Gresik Jumat 6 Maret 2026 Maghrib 17.50 WIB, Simak Waktu Imsak hingga Isya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Ilustrasi-orang-berpuasa.jpg)