Sabtu, 6 Juni 2026

Pil Pahit Efisiensi Anggaran

LIPSUS - Pelaku EO dan MC Belum Khawatir dengan Kebijakan Efisiensi Anggaran

Pelaku event organizer (EO) dan master of ceremony (MC) belum terlalu khawatir dengan dampak kebijakan efisiensi anggaran

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
Ist
TERDAMPAK EFISIENSI - Ribuan warga antusias mengikuti kegiatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Fun Walk yang digelar Dispendukcapil Kota Blitar pada 2024 lalu. Para pengusaha EO dan MC di Kota Blitar masih was-was bakal terdampak kebijakan efisiensi anggaran. 

Andreas mengaku tidak begitu khawatir dengan kebijakan efisiensi anggaran. Karena, selain melayani job di acara pemerintahan, Andreas juga banyak mendapat job dari swasta.

"Terus terang saya jarang menerima job dari pemerintah, karena gaji MC di pemerintah itu sekitar Rp 500.000-Rp 750.000. Sementara fee saya jadi MC di Blitar sudah Rp 2 jutaan," katanya, Senin (17/2/2025).

"Jadi kalau saya di-job sama pemerintahan, itu berarti mereka benar-benar butuh aku dan mau acaranya dikemas seperti style saya," lanjutnya.

Dikatakannya, mungkin ke depan, kebijakan efisiensi anggaran akan berdampak kepada pelaku usaha pariwisata termasuk MC.

Namun, saat ini, Andreas masih belum merasakan dampak dari kebijakan tersebut.

"Yang jelas, saya tetap mengantisipasinya. Kalau event di pemerintahan sepi, saya akan menggenjot event di swasta," katanya.

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved