Berita Terbaru Kota Surabaya

UKDC Surabaya Gelar Pelatihan Dukungan Psikologis Awal Bagi Korban Kekerasan di Kampus

Satgas PPKS UKDC Surabaya menggelar pelatihan Dukungan Psikologis Awal (DPA) Pada Korban Kekerasan di Perguruan Tinggi, Rabu (22/1/2025).

Editor: eben haezer
Eka Silviana
Pelatihan Dukungan Psikologis Awal (DPA) di Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC), Surabaya, Rabu (22/1/2025) 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual atau Satgas PPKS Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya menggelar pelatihan Dukungan Psikologis Awal (DPA) Pada Korban Kekerasan di Perguruan Tinggi, Rabu (22/1/2025).

Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kapasitas para pendamping korban kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. 

Pelatihan ini merupakan kolaborasi UKDC Surabaya bersama Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan Perguruan Tinggi At-Taqwa. 

Para pesertanya adalah anggota Satgas PPKS, Tendik (Tenaga Kependidikan), serta Dosen dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur.

“Pelatihan Ini diikuti oleh kurang lebih 86 Satgas PPKS, dan kurang lebih ada 20 orang dosen dan tendik dari UKDC, serta Dosen dan Tendik dari perguruan tinggi lainnya di Jawa Timur,” kata Wahyu Krisnanto, Wakil Satgas PPKS UKDC Surabaya.

Dia menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan anggota Satgas PPKS dalam memberikan respon cepat terhadap kondisi psikologis korban kekerasan.

“Tujuan pelatihan Dukungan Psikologis Awal untuk Korban Kekerasan ini adalah untuk membantu korban memulihkan keseimbangan emosional serta psikologisnya. Mengingat pentingnya dukungan psikologi awal tersebut pada korban, maka pelatihan ini diselenggarakan,” kata pria yang akrab dipanggil Kris tersebut. 

“Kami ingin menciptakan atmosfer akademik yang nyaman dan aman di perguruan tinggi, bebas dari diskriminasi, bullying, dan kekerasan, serta menjadi wadah yang inklusif bagi semua pihak, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga staf kampus," imbuhnya

Sementara, Khaerul Umam Noer, satgas PPKS UMJ menjelaskan, pelatihan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

“Pelatihan sebelumnya dilakukan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo untuk wilayah Jawa Timur dan di universitas Muhammadiyah Jakarta untuk LLDikti wilayah 3 dan 4. Sebagai bentuk tindak lanjut, kami mengadakan pelatihan dukungan psikologis awal (DPA). Nah DPA ini adalah lanjutan,” kata Umam. 

Kegiatan ini dibagi menjadi 4 sesi. 

Sesi pertama dan kedua berisikan pemaparan materi tentang Pengantar Dukungan Psikologis Awal (DPA) dan Teknik Asesmen Kondisi Psikologis Korban.

Sesi ini dipimpin oleh Dr. Diana Rahmasari, .Psi.,M.Si dan Dr. Ati Kusmawati, Psikolog. 

Sementara sesi ketiga dan keempat, disampaikan materi tentang Memberikan Dukungan Psikologis Awal serta Etika dan Kerahasiaan dalam Mendampingi Korban. Narasumbernya adalah oleh Dr. Hera Wahyuni, M.Psi.,Psikolog dan Dr. Khaerul Umam Noer, M.Si 

Salah satu peserta, Yuli Fitria dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Banyuwangi, berbagi kesan dan pesan terkait pengalaman selama mengikuti acara tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved