Pembunuhan Sekeluarga di Ngancar Kediri

Sosok Si Sulung Korban Pembunuhan Keluarga Guru di Ngancar Kediri di Kenangan Teman-teman Sekolahnya

Inilah sosok si sulung korban pembunuhan keluarga guru di Ngancar Kediri di hadapan teman-teman sekolahnya yang merasa kehilangan

Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/isya anshori
Teman sekolah almarhum CA saat mengantar jenazah di TPU Desa Pandantoyo Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, Jumat (6/12/2024).  

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pembunuhan keluarga guru di desa Pandantoyo, kecamatan Ngancar, kabupaten Kediri, turut menghilangkan nyawa CA, pelajar 12 tahun yang akrab dipanggil Wira. 

Korban adalah anak sulung di keluarga tersebut. 

Kepergian Wira meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman, dan kerabat. Siswa yang masih duduk di kelas VIII SMP Negeri 2 Wates ini dikenal sebagai sosok ceria, ramah, dan berprestasi di sekolah.  

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Pembunuh Keluarga Guru di Ngancar Kediri, Abaikan si Bungsu Karena Iba

Menurut salah satu teman akrabnya, Wira adalah anak yang riang, pintar, dan pandai bergaul. 

"Dia itu baik, anaknya riang, dan pintar di kelas. Sama teman-temannya asik, suka bermain, dan selalu gembira," kata Febrian teman kelas Wira usai menghadiri pemakaman almarhum di Desa Pandantoyo Ngancar, Jumat (6/12/2024) kemarin. 

Mendengar kabar Wira telah tiada pada Kamis (5/12/2024) kemarin, Febrian mengaku kaget dan tak menyangka.

"Sedih sekali, karena kami biasanya sering bermain bersama. Kami sering main petak umpet, menggambar, dan dia juga sering membelikan saya jajanan," kenangnya. 

Hal senada disampaikan oleh Gamaliel Joshua Utomo, teman sekampung Wira. Ia mengenang momen terakhirnya bermain bersama Wira pada Selasa sore. 

"Kami main hujan-hujanan dan pasir di sekitar rumahnya," tuturnya.  

Gamaliel juga mengenang Wira sebagai anak yang ramah dan baik terhadap teman-temannya.

"Dia itu nggak suka main bola, tapi sering main yang lain, seperti petak umpet dan tebak-tebakan," tambah Gamaliel.  

Kepergian Wira yang mendadak membuat banyak pihak merasa kehilangan. Doa terus mengalir untuk almarhum, termasuk dari teman-temannya. 

"Semoga Wira tenang di sana. Dia adalah teman yang baik, dan kami semua akan selalu mengenangnya dengan penuh cinta," harapnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved