Gerakan Pangan Murah Kediri
Pemkot Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah hingga 15 September, Cek Lokasinya
Pemkota Kediri kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah nyata menekan inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Program ini berlangsung selama 15 hari kerja, mulai 25 Agustus hingga 15 September 2025, di 15 kelurahan yang sudah dijadwalkan.
Kegiatan GPM dilaksanakan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Bagian Administrasi Perekonomian, Bappeda, serta Perum Bulog Cabang Kediri.
Kepala DKPP Kota Kediri, Moh Ridwan, menegaskan bahwa intervensi ini fokus pada komoditas yang harganya masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama beras.
"Seperti kita ketahui harga beras masih tinggi. Karena itu Pemkot bersama TPID dan Bulog sepakat melaksanakan GPM khusus bagi warga ber-KTP Kota Kediri," ujarnya, Jumat (29/8/2025).
GPM digelar secara bergilir di berbagai kelurahan, dimulai dari Bandar Lor pada 25 Agustus, dilanjutkan Ngronggo, Bangsal, Lirboyo, Semampir, hingga berakhir di Kelurahan Pakunden pada 15 September.
Dengan pola ini, masyarakat di tiap wilayah bisa lebih mudah menjangkau kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Baca juga: Melihat Jamasan Pusaka Hari Jadi Trenggalek 2025, Bupati Mas Ipin Singgung Kondisi Bangsa
Berbagai bahan pokok tersedia dalam GPM kali ini, mulai dari beras SPHP seharga Rp56.500 per 5 kilogram, minyak goreng merek Minyak Kita Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp24.000 per kilogram, hingga sayuran segar hasil panen Kelompok Wanita Tani seharga Rp5.000 per paket.
Selain itu, tersedia cabai, bawang merah, bawang putih, hingga ikan lele dari kelompok pengolah hasil perikanan.
"Untuk beras medium SPHP, kami bersama Bulog mengalokasikan dua ton di setiap titik GPM. Harapannya, penyerapan beras lebih lancar dan daya beli masyarakat tetap terjaga," jelas Ridwan.
Ia menambahkan, pemerintah ingin memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau sehingga masyarakat tidak khawatir dengan lonjakan harga.
"Kami ingin warga bisa dengan mudah memperoleh beras, minyak, telur, dan sayuran tanpa terbebani harga yang memberatkan," katanya.
Melalui GPM, Pemkot Kediri berharap upaya bersama lintas sektor ini tidak hanya menekan inflasi, tetapi juga menumbuhkan rasa tenang di tengah masyarakat.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
Gerakan Pangan Murah Kediri
Pemerintah Kota Kediri
Gerakan Pangan Murah (GPM)
Kota Kediri
stabilitas harga kebutuhan pokok
tribunmataraman.com
Minyak goreng
bawang merah
Bawang Putih
| Berikut Lima Lokasi GPM Ramadan di Kota Kediri, Stok Pangan Melimpah di Setiap Titik |
|
|---|
| Gerakan Pangan Murah Ramadan Digelar di 5 Titik, Warga Kota Kediri Serbu Lokasi Perdana di Tempurejo |
|
|---|
| Cek Lokasi dan Jadwal Gerakan Pangan Murah di Kediri Jelang Ramadan 2026, Tersebar di 19 Titik |
|
|---|
| Atasi Lonjakan Kebutuhan Warga Jelang Nataru, Kejari Kabupaten Kediri Buka GPM |
|
|---|
| Cek Jadwal Lengkap Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Kediri, Awal Desember 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Gerakan-Pangan-Murah-pemkot-Kediri.jpg)