Berita Terbaru Kabupaten Trenggalek

Pemkab Trenggalek Menutup Sementara Tambak Udang di Munjungan yang Diprotes Warga

Pemkab Trenggalek  menutup sementara kegiatan budidaya tambak udang di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek yang diprotes warga. 

Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi: Tambak udang di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek. 

Sejumlah spanduk dibawa oleh pengunjuk rasa salah satunya bertuliskan 'limbahmu tak seharum purelku', mereka juga membawa sampel air limbah yang diwadahi galon air minum dalam kemasan.

Nampak warna air tersebut keruh, dan saat warga membuka tutup galon tercium bau yang tidak sedap.

Seorang warga, Hanung Kurniawan mengatakan limbah tambak udang tersebut meresahkan masyarakat terutama yang bermukim di sekitaran Tambak.

Limbah tersebut dibuang langsung ke sungai yang tak jauh dari muara sehingga menyebabkan matinya biota sungai dan muara mulai dari ikan, berbagai kepiting, sidat, catal, dan hewan lainnya.

Area tangkapan nelayan ikan juga semakin menjauh ke tengah laut yang mengakibatkan biaya operasional tangkap yang tinggi dan cenderung merugikan nelayan.

"Mulai dari tahun 2016 kita sudah turun ke Trenggalek namun sampai hari ini belum ada tindakan yang real, tindakan yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat terdampak," kata seorang warga, Hanung Kurniawan.

Dampak limbah tersebut kian terasa saat musim kemarau tiba seperti saat ini. Air limbah yang dibuang ke sungai yang kering langsung tercium oleh warga masyarakat sekitar.

Nelayan yang pulang melaut dan turun di dermaga juga terdampak gatal-gatal usai turun ke muara sungai. Hanung menilai tambak udang tersebut tidak mempunyai Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang standar sehingga air limbah yang dibuang ke aliran sungai merusak lingkungan.

(sofyan arif candra/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved