Santri Tewas Dilempar Kayu di Ponggok

Ponpes Serahkan Proses Hukum Kasus Santri Tewas Setelah Dilempar Kayu Berpaku oleh Guru ke Polisi

ondok Pesantren menyerahkan sepenuhnya proses hukum peristiwa meninggalnya salah satu santrinya akibat lemparan kayu terisi paku di Blitar

Penulis: Samsul Hadi | Editor: faridmukarrom
tribunmataraman.com/samsul hadi
Nenek korban dan paman korban menunjukkan foto korban (kanan) di layar ponsel, Jumat (27/9/2024). ondok Pesantren menyerahkan sepenuhnya proses hukum peristiwa meninggalnya salah satu santrinya akibat lemparan kayu terisi paku di Blitar 

Korban merupakan warga Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (15/9/2024) sekitar pukul 06.00 WIB.

Ketika itu, para santri termasuk korban, setelah melaksanakan salat subuh sedang berolahraga di area pondok.

Karena sudah pukul 06.00 WIB, pelaku mengingatkan para santri untuk segera mandi karena ada jam kunjungan orang tua dan melaksanakan salat dhuha.

Karena setelah diingatkan para santri tidak juga meninggalkan bermainnya, salah satu ustaz mengambil kayu dan dilemparkan ke santri.

Kayu yang dilempar pelaku mengenai kepala bagian belakang korban.

Kayu dilemparkan ke korban terdapat paku. Paku pada kayu itu menancap di kepala bagian belakang korban.

Setelah paku dicabut dari kepalanya, korban langsung tidak sadarkan diri.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Srengat Kabupaten Blitar.

Karena kondisi sudah tidak memungkinkan, akhirnya korban dirujuk ke RSKK (RSUD Kabupaten Kediri).

Korban akhirnya meninggal dunia di RSKK pada Selasa (17/9/2024)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved