Konflik PBNU dan PKB

Sebut PKB makin Melenceng, Ketua PBNU Akan Undang Cak Imin

Konflik antara PBNU dengan PKB makin panas. Hari ini, PBNU menyatakan mengambil alih PKB. Sebelumnya sudah digelar pertemuan para kiai

|
Editor: eben haezer
yusron naufal putra
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya saat ditemui di Kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Surabaya, Selasa (13/8/2024). 

"PBNU dengan tim Panel yang sudah dibentuk telah memanggil beberapa narasumber untuk kita mohonkan informasi, data-data, maupun pengalaman yang dimiliki oleh beliau-beliau," ujarnya.

Amin menjelaskan, proses pendalaman masih berlangsung. Pihaknya juga mengaku bersilaturahim dengan pengurus dewan syuro di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten untuk mendalami informasi terkait konflik PBNU Vs PKB ini.

"Hari ini kami juga bertemu dengan seluruh Rois Syuriah PWNU se Indonesia, dengan harapan membangun komunikasi dengan pengurus dewan syuro di wilayah masing-masing, lagi-lagi untuk mendalami temuan informasi dari tim Panel bahwa adanya perubahan prinsipil di PKB kalau kita membandingkan dengan pertama kali berdirinya PKB pada tahun 1998," katanya.

Menurutnya, dari temuan informasi yang digali, jika PKB hari ini merubah kewenangan dari dewan syuro partai. Ia juga sedikit menceritakan, jika dewan syuro di PKB merupakan pemegang supremasi kewenangan struktur partai.

"Dimana pada saat itu, dewan syuro merupakan pemegang supremasi kewenangan dalam struktur partai sebagaimana juga Syuriah di NU, itu memegang supremasi kewenangan," ungkapnya.

Ia melanjutkan, sejatinya PKB didirikan dan diciptakan oleh NU melalui PBNU, memang dibentuk dengan struktur yang mirip dengan NU. Ia menjelaskan, jika di NU ada Syuriah, di PKB ada dewan syuro.

"Dewan syuro di PKB itu khas, tidak bisa dibandingkan dengan partai-partai lain. Dewan syuro ini bukan seperti dewan penasihat kalau di partai lain, bukan juga dewan pertimbangan," imbuhnya.

Bagi PBNU, dewan syuro ini memiliki peran sentral di struktural partai. Namun, karena adanya temuan dan informasi bahwa kewenangan dari dewan syuro di PKB saat ini berbeda. Maka dari itu PBNU mengutusnya untuk melakukan pendalaman.

"Dewan syuro ini perannya sangat sentral. Sekarang kami mendapatkan informasi, bahwa kedudukan dan kewenangan dewan syuro tidak lagi seperti dulu. Maka dari itu kami lakukan pendalaman, yang pada akhirnya akan ada kesimpulan dan rekomendasi sebagaimana yang diperintahkan oleh PBNU kepada kami," jelasnya.

Pertemuan Dewan Syuro dan Mantan

Sementara itu, di tempat terpisah yakni di Hotel Yusro Jombang, puluhan anggota Dewan Syuro dan mantan Dewan Syuro PKB se Jawa juga berkumpul.

Mereka berkumpul dan ditemui langsung oleh KH Amin Said Husni. Mereka mengadu ke PBNU karena selama ini peran Dewan Syuro di PKB seakan ditiadakan.

"Saya bicara dan ngobrol dengan teman-teman dewan syuro di Jabar. Kamis hanya berfungsi pengawasan dan terbatas," ujar Lutfi Andalusie Wakil Ketua Dewan Syuro PKB Cirebon.

Karenanya, bersama puluhan anggota dewan Syuro lainnya, Lutfi mengadu ke PBNU dan berharap segera ada perbaikan di PKB. "Kami menginginkan PBNU mengambil langkah-langkah yang kongkrit langkah itu misalnya mengadakan," pungkas Lutfi.

Hasil dari pertemuan Tebuireng dan pertemuan di Hotel Yusro selanjutnya akan disampaikan untuk dibawa ke PBNU.

Dalam pertemuan ini turut hadir Pengasuh Pesantren Lirboyo KH Anwar Mansyur, pengasuh pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz serta para kiai-kiai baik itu Rais Syuriah PCNU maupun kiai pesantren dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, juga Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. 

(yusron naufal putra/anggit pujie widodo/tribun matarmaan)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved