Truk Tangki Tabrak Karnaval di Pacet

Polisi Tak Menemukan Bekas Pengereman di Lokasi Truk Tangki Air Menabrak Karnaval di Pacet

Polisi tidak menemukan bekas pengereman di lokasi kecelakaan truk tangki air yang menabrak karnaval dan menewaskan 2 orang di Pacet, Mojokerto

Editor: eben haezer
ist
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan truk tangki air di Pacet Mojokerto yang menabrak karnaval dan menewaskan 2 orang. 

Girboks diposisi gigi 2 itulah yang diduga memicu rem blong karena kinerja sistem roda gigi tidak sebanding dengan beban berat dari muatan truk di jalan turunan sehingga menyebabkan fatalitas kecelakaan.

"Memang tidak ada pengereman, cuma ada bekas yang terseret itu. Nah ini yang kita dalami, kenapa tidak mengerem dan kenapa posisi persneling gigi 2 saat di jalan turunan. Itu nanti yang kita proses lebih lanjut," ucap Wahyudi.

Wahyudi memastikan tempat terjadinya Kecelakaan bukanlah rute dalam pelaksanaan karnaval di Pacet. Melainkan jalan alternatif imbas dari kegiatan karnaval sehingga kendaraan- kendaraan dari atas dialihkan menuju Simpang Tiga Karlina yang memang jalan turunan tajam.

"Jadi dia (Sopir) dari Claket mau ke Lamongan memang rutenya dia disitu. Memang kendaraan- kendaraan dari arah atas mau ke bawah diperbolehkan. Kejadian itu tidak jauh dari lokasi berhentinya (Finish karnaval)," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut truk tangki air menabrak kerumunan pengunjung karnaval tepatnya di simpang tiga turunan Karlina, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Akibat kecelakaan 21 orang menkjadi korban. Dua di antaranya meninggal dunia. 

(moh.romadoni/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved