Kamis, 16 April 2026

Situasi Terkini Demo Ojol di Jakarta

Update Terbaru 7 Brimob Pelindas Driver Ojol di Jakarta Siap Dihukum Berat

Sebanyak tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya tengah menjalani pemeriksaan, Kadiv Propam janji bakal berikan hukuman maksimal.

|
Editor: faridmukarrom
Istimewa
AFFAN - Jenazah Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal dunia usai terlindas mobil Brimob di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - 7 Brimob pelindas driver ojol siap dihukum berat oleh Kadiv Propam.

Sebanyak tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya tengah menjalani pemeriksaan terkait insiden kendaraan taktis (rantis) yang melindas pengemudi ojek online berinisial AK (21) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025) malam.

Ketujuh anggota yang diperiksa masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.

“Jadi saat ini perlu saya sampaikan, tujuh orang pelaku sudah diamankan dan telah dilakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Polri dan Brimob Polri,” ujar Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, Jumat (29/8/2025).

Menurut Abdul Karim, pemeriksaan dilakukan di Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, mengingat seluruh anggota tersebut bertugas di satuan Brimob Polda Metro Jaya.

Baca juga: Update Terbaru Demo Ojol Jakarta, 4 Mobil Terbakar di Kawasan Senen

Selain itu, kendaraan taktis yang terlibat dalam insiden juga sudah diamankan di lokasi yang sama.

“Hingga kini, Propam Polri bersama Brimob masih mendalami peran masing-masing anggota dalam peristiwa ini,” tambahnya.

Abdul Karim menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. (Tribunnews)

Istana Meminta Maaf

Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, memberikan pernyataan resmi terkait video viral yang memperlihatkan seorang pengunjuk rasa berjaket ojek online (ojol) terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Prasetyo menegaskan pemerintah terus memantau jalannya aksi unjuk rasa dan melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
“Dari tadi kami terus menerus melakukan koordinasi,” ujarnya, Kamis malam.

Atas insiden tersebut, pemerintah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
“Tentunya kami memohon maaf atas kejadian apapun, yang sudah pasti tidak kita inginkan,” lanjutnya.

Prasetyo menambahkan, Istana memberikan perhatian khusus terhadap peristiwa ini dan meminta aparat kepolisian untuk lebih sabar serta berhati-hati dalam mengamankan demonstrasi.

“Kami secara khusus meminta kepada aparat kepolisian untuk tetap sabar dan melakukan tindakan pengamanan dengan penuh kehati-hatian. Termasuk memberi atensi khusus terhadap kejadian tersebut,” tegasnya.

Driver Ojol Tewas Dilindas Brimob

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved