Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Warung Kejujuran Ala Imam Masjid RS Bhayangkara Tulungagung: 10 Tahun Andalkan Kejujuran Konsumen

10 Tahun sudah, John Lennon, imam masjid di RS Bhayangkara Tulungagung mengoperasikan kantin kejujuran di RS Bhayangkara Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
John Lennon (43) di warung kejujuran miliknya yang ada di pojok Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung. Imam Masjid RS Bhayangkara ini sudah menjalankan warung kejujuran lebih dari 10 tahun lalu.   

Kini setiap pagi dan sore John memeriksa warungnya, memastikan barang apa saja yang kurang. Selain itu John juga mencuri semua gelas kotor dan menyediakan air bersih. Dengan metode warung kejujuran ini John berhasil menjalan usahanya sejak 10 tahun terakhir.

“Ada juga yang ikut beramal, menaruh gula atau kopi di gerobak. Terus sering kali ada uang Rp 50.000 atau Rp 100.000 di kotak kasir,” ungkapnya.

Dengan warung kejujuran ini bapak 7 anak mengaku lebih bisa fokus mengurusi masjid. Bahkan rezekinya juga bisa buat kebutuhan 7 anaknya. Di sela kegiatannya John kadang juga membantu parkir yang ada di depan RS Bhayangkara.

Sebelumnya warung kopi milik John adalah satu-satunya yang ada di sekitar RS Bhayangkara. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak warung maupun pedagang kaki lima yang berjualan kopi. Namun menurutnya, penghasilannya tidak pernah berkurang karena kehadiran warung ini.

“Setelah saya kalkulasi ternyata juga tidak pernah menyusut. Masing-masing dapat rezekinya, karena yang mengatur adalah Yang Maha Agung,” tegas John.

Agus Utomo, seorang tenaga kesehatan di RS Bhayangkara mengakui warung kejujuran milik John sangat membantu. Terutama saat menjelang subuh, saat keluarga pasien membutuhkan air panas. Mereka bisa memasak sendiri sesuai kebutuhannya dengan harga yang terjangkau.

“Sejak sebelum subuh warungnya sudah ramai. Para nakes juga banyak yang ngopi di sini,” ungkap Agus.

Sayangnya saat Surya melakukan wawancara John tengah sibuk mengurusi kelahiran anaknya yang ke-7. Sejumlah barang di warungnya belum dipasok ulang, terutama kopi bubuk yang menjadi andalannya.

(david yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved