Minggu, 12 April 2026

Kapal Terdampar di Pantai Niyama

Perusahaan Selamatkan KM Bintang Sukses Mandiri 8 Terdampar di Pantai Niyama Tulungagung  

Kapal Motor Bintang Sukses Makmur 8 masih terdampar di Pantai Niyama karena ada masalah pada jangkar

Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/David Yohanes
DISELAMATKAN DARI KAPAL - Para awak kru Kapal Motor Bintang Sukses Mandiri 8 setelah diselamatkan dari atas kapal mereka yang terdampar di Pantai Niyama Tulungagung, Jawa Timur pada Jumat (29/8/2025). PT Bintang Harapan Jaya yang menaungi kapal ini akan berusaha mengevakuasi kapal untuk diperbaiki 

TRIBUNMATARAMAN.COM I TULUNGAGUNG - Kapal Motor Bintang Sukses Makmur 8 masih terdampar di Pantai Niyama Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Tulungagung, karena masalah pada jangkar.

Seluruh kru kapal berjumlah 27 orang berhasil diselamatkan, namun 60 ton ikan cakalang hasil tangkapan belum bisa diturunkan.

Ikan dengan kualitas ekspor ini ditaksir bernilai lebih dari Rp 1 miliar.

Pihak perusahaan pemilik kapal, PT Bintang Harapan Jaya asal Pekalongan, Jawa Tengah juga sudah datang melihat kondisi kapal.

“Sejauh ini masih memikirkan strategi untuk mengurangi beban kapal agar bisa ditarik,” jelas Syahbandar Pelabuhan Perikanan Popoh, Arif Wahyudi, Sabtu (30/8/2025).

Lanjutnya, barang yang akan coba diselamatkan pertama adalah jaring ikan.

Selain untuk mengurangi beban, jaring cincin pelagis besar (purse seine) ini juga menjadi aset yang bisa dimanfaatkan.

Jika beban bisa dikurangi, kapal akan coba ditarik menggunakan kapal lain.

“Cara mengurangi muatan juga sedang dipikirkan. Nanti akan dinaiki untuk dicek sepenuhnya,” sambung Arif.

Baca juga: UPDATE 16 Pos Polisi di Kota Malang Rusak Akibat Aksi Massa, Empat Polisi Luka

Sebelumnya kapal diketahui berlubang di lambung kiri.

Pihak kapten kapal menyatakan air masuk dari lubang ini sampai ke ruang palka.

Namun pemeriksaan akan memastikan apakah kapal memungkinkan untuk ditarik atau tidak.

“Muatan ikannya kalau bisa diambil sedikit demi sedikit. Makanya dicek dulu, apakah airnya sampai masuk ke bawah atau tidak,” ucap Arif.

Saat ini pihak perusahaan juga akan memulangkan sebagian besar kru kapal.

Mereka hanya menyisakan beberapa orang, seperti nahkoda dan kepala kamar mesin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved