Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung
MUI dan 3 Ormas Islam Datangi DPRD Tulungagung, Keluhkan Peredaran Miras dan Prostitusi Terselubung
MUI dan 3 Ormas Islam Mengeluh ke DPRD Tulungagung Terkait Peredaran Miras dan Prostitusi Terselubung, Bekas Lokalisasi Jadi Sorotan
Penulis: David Yohanes | Editor: Rendy Nicko
Gus Rouf meminta toko miras itu ditertibkan karena dekat dengan pondok pesantren.
Saat ini juga sudah muncul tanda tangan warga yang menolak keberadaan toko miras itu.
Selain toko miras, banyak warung kopi yang menjadi tempat nongkrong siswa di jam-jam sekolah.
“Jadi usulan kami banyak hal, bukan hanya miras tapi juga prostitusi, warung di jam sekolah, kos yang disalahgunakan dan lain-lain. Kami minta ada kebijakan,” tandasnya.
(David Yohanes/TribunMataraman.com)
MUI Kabupaten Tulungagung
KH Hadi Muhammad Mahfudz
DPRD Tulungagung
lokalisasi di Tulungagung
Miras
Prostitusi
TribunMataraman.com
| Damkar Tulungagung Buka Pos Bantuan di Ngunut untuk Memperpendek Waktu Respons |
|
|---|
| Ingin Usir Nyamuk, Enam Kambing dan 1 Ton Gabah Milik Warga Picisan Tulungagung Malah Ludes Terbakar |
|
|---|
| Jadi Jembatan Uji Nyali Warga, Jembatan Junjung yang Ambrol Sejak Maret 2025 Siap Dibangun |
|
|---|
| 18 SPPG Masih Dihentikan Sementara, Ada Masalah Sarpras dan Monopoli Penyuplai Bahan Baku |
|
|---|
| Permohonan Praperadilan Pak Pur ke Polres Tulungagung Mulai Disidangkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/MUI-Kabupaten-Tulungagung-Gus-Hadi-di-DPRD-Tulungagung-Rabu-1062026.jpg)