Penyakit Mulut dan Kuku
Pasar Hewan Tulungagung Tidak Terpengaruh Isu PMK, Harga Sapi dan Kambing Masih Stabil
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tulungagung melakukan inspeksi ke Pasar Hewan Terpadu di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol
Penulis: David Yohanes | Editor: Sri Wahyuni
Seluruh sapi yang sakit telah dalam proses pengobatan dengan perkembangan yang menggembirakan.
Menurut Agus, serangan PMK kali ini tidak terlalu parah karena sebelumnya sudah dilakukan vaksinasi PMK secara massal.
“Dampak pada sapi yang sudah divaksin lebih ringan dan mudah disembuhkan dibanding yang belum divaksin. Sejauh ini gejalanya ringan, tidak ada yang sampai mati,” ungkapnya.
Kabid Kesehatan Hewan, Tutus Sumaryani menambahkan, gejala PMK yang ditemui rata-rata luka pada mulut.
Tidak ada sapi yang ditemukan dengan serangan pada kuku kaki, tanda kondisi yang lebih parah.
Seluruh sapi yang terserang PMK ditangani dengan pemberian antibiotik selama 5 hari, dibantu vitamin untuk menguatkan daya tahan tubuh.
“Laporan perkembangan sapi-sapi yang sakit mulai membaik. Kalau kondisinya bagus, 2 minggu sapi sudah sembuh dari PMK,” katanya.
(David Yohanes/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
Pasar Hewan Terpadu (PHT) di Desa Sumberdadi Kecam
pasar hewan terpadu tulungagung ditutup lagi
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Pemeriksaan hewan
penyakit mulut dan kuku (PMK)
penyakit mulut dan kuku
TribunMataraman.com
| Dinas Peternakan Tulungagung Temukan 59 Kasus PMK di Sapi, Belum Ada Penutupan Pasar Hewan |
|
|---|
| Dapat 12 Ribu Dosis, Disnakkan Trenggalek Gencarkan Vaksinasi PMK |
|
|---|
| PMK Mulai Serang Sapi di Trenggalek, Vaksinasi Kembali Digencarkan |
|
|---|
| Kasus PMK di Kabupaten Blitar Kembali Naik, Januari 2026 Ini Ditemukan 72 Kasus |
|
|---|
| Komisi B DPRD Tulungagung Pastikan Produksi Susu Tidak Terpengaruh PMK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Pemeriksaan-di-Pasar-Hewan-tulungagung.jpg)