Senin, 8 Juni 2026

Perampokan Minimarket di Tuban

Setelah Lamongan, Giliran Dua Minimarket di Tuban Disatroni Perampok Bersenjata Api

Setelah Kabupaten Lamongan, giliran minimarket di Kabupaten Tuban yang disatroni perampok bersenjata api

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/M Nurkholis
CEK CCTV - Petugas kepolisian bersama karyawan Alfamart mengecek rekaman CCTV usai perampokan di Tuban, Senin (8/9/2025). Dua minimarket di kawasan perkotaan Tuban menjadi sasaran perampokan dini hari 

TRIBUNMATARAMAN.COM I TUBAN - Setelah Kabupaten Lamongan, giliran minimarket di Kabupaten Tuban yang disatroni perampok.

Tidak tanggung-tanggung, ada dua minimarket yang dibok-obok perampok hanya dalam rentang waktu tak terlalu lama, pada Senin (8/9/2025) dini hari.

Kali ini minimarket yang dirampok adalah Alfamart. Sama seperti yang di Lamongan, kawasan perampok di minimarket ini juga diduga kuat membawa senjata api.

Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban merupakan tetangga, di sisi barat kawasan Pantura Jawa Timur.

Tuban berada di sebelah barat Lamongan. Pada Minggu (7/8/2025) malam, kawanan perampok menyatroni Indomaret di Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk, Lamongan.

Sedangkan di Kabupaten Tuban terjadi Senin (8/9/2025) dini hari.

Dua minimarket Alfamart yang menjadi sasaran perampokan. 

Akibatnya uang puluhan juta rupiah raib digondol komplotan pelaku.

Perampokan pertama terjadi di Alfamart Jalan Panglima Sudirman sekitar pukul 03.02 WIB.

Selang 20 menit kemudian, pelaku kembali beraksi di Alfamart Jalan R.E. Martadinata sekitar pukul 03.24 WIB.

Untuk melancarkan aksinya, para pelaku diduga membawa sebuah senjata api dan senjata tajam.

Baca juga: Tersangka Kasus Pembakaran Gedung DPRD Kabupaten Blitar Bertambah 26 Orang

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander, mengatakan aksi ini dilakukan oleh empat orang dengan pembagian tugas.

Satu orang bertugas sebagai sopir, sementara tiga lainnya masuk ke dalam toko untuk mengancam karyawan.

“Dari tiga orang yang masuk ke Alfamart, dua mengancam dengan senjata tajam, sedangkan satu diduga menggunakan senjata api,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mendapati ciri-ciri pelaku  menggunakan jaket hoodie dan penutup wajah sehingga identitasnya masih dalam penyelidikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved