Berita Kediri
Dalam Sehari Satpol PP Kediri Amankan ODGJ mengamuk, Anak Terlantar hingga Manusia Silver
Dalam Sehari Satpol PP Kediri Amankan ODGJ mengamuk, Anak Terlantar hingga Manusia Silver
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Dalam satu hari, Satpol PP Kabupaten Kediri menangani berbagai aduan masyarakat, mulai dari penemuan anak terlantar, penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk, hingga penertiban pengamen manusia silver pada Jumat (24/4/2026).
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio menuturkan penanganan pertama dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu petugas menerima laporan adanya dua anak dalam kondisi linglung di depan Pos Damkar Ngadiluwih.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pendekatan dan menggali informasi dari kedua anak tersebut.
Dari hasil penelusuran, diketahui keduanya berasal dari Desa Pagu, Kecamatan Wates.
Baca juga: Museum Marsinah di Nganjuk Segera Diresmikan, Dijadwalkan Dihadiri Presiden
"Kami kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan identitas dan alamat anak-anak tersebut," jelasnya.
Setelah data dipastikan, petugas mengantarkan kedua anak ke Kantor Desa Pagu untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Langkah tersebut, lanjut Kaleb dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan memastikan keselamatan anak-anak tersebut.
Memasuki siang hingga sore hari, sekitar pukul 14.30 WIB, Satpol PP kembali bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait ODGJ yang mengamuk di Desa Doko Kecamatan Ngasem.
Petugas bersama perangkat desa, Babinsa dan tenaga kesehatan langsung melakukan koordinasi di lokasi untuk menentukan langkah penanganan yang aman.
"Di lokasi, situasi sempat menegangkan sehingga diperlukan pengamanan selama proses penanganan berlangsung," beber Kaleb.
Petugas kemudian melakukan pengamanan saat bidan desa memberikan suntikan obat penenang kepada ODGJ berinisial R.
"Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi yang bersangkutan mulai terkendali dan situasi kembali kondusif," jelas Kaleb.
Tidak berhenti di situ, dalam perjalanan kembali ke markas, petugas juga menemukan seorang pengamen manusia silver di simpang empat lampu merah Desa Paron Kecamatan Ngasem.
Pengamen tersebut kemudian diamankan dan dibawa ke Mako Satpol PP untuk diberikan pembinaan, sebagai bagian dari upaya penegakan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Kediri.
Kaleb mengatakan seluruh penanganan tersebut merupakan bentuk komitmen jajarannya dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat.
"Dalam satu hari ini, kami menangani beberapa laporan berbeda. Prinsipnya, setiap aduan kami tindak lanjuti secara cepat, tepat dan humanis," ucapnya.
| Kediri Aquatic 2026 Diserbu Peserta, Ratusan anak Meriahkan Lomba dan edukasi Perikanan |
|
|---|
| Ritual Cethik Geni Jadi Penanda, PG Ngadiredjo Siap Sambut Giling 2026 di Kota Kediri |
|
|---|
| SPPG Tempurejo Langgar SOP Hingga Sebabkan Puluhan Siswa di Kediri Mual dan Muntah, Dilidik Polisi |
|
|---|
| Disparbud Kediri Evakuasi Benda Yoni Diduga Peninggalan Pra Majapahit, Disimpan di Rumah Warga Duwet |
|
|---|
| Angkat Potensi Ikan Hias dan UMKM Lokal, Kediri Aquatic Digelar Dua Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Petugas-mengamankan-ODGJ-yang-ngamuk-di-Desa-Doko-Kecamatan-Ngasem-Jumat-2442026.jpg)