Senin, 27 April 2026

Berita Kediri

Dapur Rumah di Papar Kediri Terbakar, Ditinggal saat Tungku Masih Menyala

Ditinggal saat Tungku Masih Menyala, Dapur Rumah di Papar Kediri Terbakar 

Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Damkar Kediri
PEMADAMAN - Proses pemadaman rumah warga di Dusun/ Desa Pehwetan Kecamatan Papar Kabupaten Kediri, Senin (27/4/2026).  

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Kediri, Senin (27/4/2026) pagi. Peristiwa ini menimpa rumah milik Barokah warga Dusun/ Desa Pehwetan Kecamatan Papar yang diduga dipicu kelalaian saat memasak menggunakan tungku kayu bakar.

Kebakaran dilaporkan pertama kali oleh Ketua RT setempat, Mundori, sekitar pukul 09.25 WIB. Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 09.28 WIB.

Petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 09.43 WIB dan mendapati api sudah membesar di bagian dapur rumah. Kobaran api dengan cepat merembet karena banyaknya material mudah terbakar di sekitar tungku.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, api diketahui berasal dari tungku kayu bakar yang masih menyala saat ditinggal oleh pemilik rumah. Kondisi tersebut memicu api menyambar benda-benda di sekitarnya hingga akhirnya membesar.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kota Kediri Siapkan Empat Jalur Penerimaan Siswa Baru Jekang SPMB 2026

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan bahwa faktor kelalaian masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah tangga.

"Dari hasil penanganan, api berasal dari tungku kayu bakar yang ditinggal dalam kondisi menyala. Ini yang kemudian merembet dan memicu kebakaran," jelasnya. 

Siapkan 10.000 Liter

Dalam proses pemadaman, petugas menerjunkan dua unit armada dari Pos Pare dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air, serta didukung lima personel.

Upaya pemadaman berlangsung sekitar lebih dari satu jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sesuai prosedur operasional standar. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta.

Masyarakat Harus Lebih Waspada

Kaleb mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan api terbuka, terutama tungku tradisional berbahan kayu bakar.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur. Hal-hal kecil seperti ini seringkali menjadi pemicu kebakaran," pungkasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved