Berita Terbaru Kota Kediri
Dua Ruangan MTsN 1 Kota Kediri Terbakar, Belajar Mengajar Dipastikan Tetap Berjalan
Dua Ruangan MTsN 1 Kota Kediri Terbakar, Kegiatan Belajar Dipastikan Tetap Berjalan
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kebakaran yang melanda Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Kediri, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Jumat (12/6/2026) petang, menghanguskan dua ruangan penting di lingkungan sekolah. Meski demikian, proses belajar mengajar dipastikan tetap berlangsung normal karena ruang kelas tidak terdampak insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi menjelang waktu Magrib saat aktivitas pembelajaran di madrasah telah selesai. Api diketahui membakar ruang kepala madrasah dan ruang tata usaha (TU).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, Ahmad Zamroni, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terkait penyebab pasti kebakaran yang terjadi di lingkungan madrasah tersebut.
"Terjadi kebakaran saat sudah selesai proses pembelajaran. Penyebabnya masih kita cari, apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran," kata Ahmad Zamroni saat meninjau lokasi.
Baca juga: BPS dan Pemkab Tulungagung Canangkan Sensus Ekonomi, UMKM Baru Platform Digital akan Jadi Perhatian
Menurutnya, dua ruangan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah ruang kepala madrasah dan ruang tata usaha. Di sekitar lokasi juga terdapat musala lama yang sudah tidak digunakan karena madrasah telah memiliki fasilitas musala baru.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
Meski kebakaran mengenai area administrasi sekolah, Ahmad memastikan aktivitas pendidikan tidak akan terganggu. Ruang belajar maupun ruang guru tetap dalam kondisi aman dan dapat digunakan seperti biasa.
"Kalau proses pembelajaran tentu tidak terganggu, karena tidak terkait langsung dengan ruang guru maupun ruang belajar. Ruang rombongan belajar masih ada dan tetap bisa digunakan," terangnya.
Saat ini, pihak madrasah bersama Kementerian Agama masih melakukan inventarisasi terhadap berbagai dokumen yang berada di dalam ruangan terdampak kebakaran.
Salah satu dokumen yang menjadi perhatian utama adalah buku induk siswa. Dokumen tersebut dinilai sangat penting karena memuat data akademik siswa dan alumni yang telah menempuh pendidikan di MTsN 1 Kota Kediri.
"Buku induk itu rohnya madrasah, karena di situ ada alumni, ada nilai, dan sebagainya. Alhamdulillah berdasarkan laporan kepala madrasah, buku induk diamankan di etalase," jelas Ahmad.
Baca juga: PCNU Kediri Kirim Surat Penolakan ke Pemkab, Wacana Sekolah Lima Hari di Berlanjut
Ia menerangkan, etalase tempat penyimpanan buku induk menggunakan material kaca dan aluminium sehingga diharapkan mampu melindungi arsip dari dampak kebakaran. Selain itu, sebagian data juga telah terdigitalisasi sejak beberapa tahun terakhir.
"Kita berharap buku induk nanti bisa tertelamatkan. Yang lama kita simpan di lemari yang bukan dari kayu. Kita berdoa dan berharap dokumen tersebut tetap aman," ujarnya.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
| DLHKP Kota Kediri Cek 88 Armada, Prioritaskan Kualitas Layanan Kebersihan Kota |
|
|---|
| Waspadai Investasi Ilegal, OJK Kediri Intensifkan Literasi Keuangan ke Pelajar hingga UMKM |
|
|---|
| OJK Kediri Catat Lonjakan Investor 54 Persen, Minat Masyarakat Berinvestasi Kian Tinggi |
|
|---|
| Haflah Akhirussanah Al Amien, Wali Kota Kediri : Peran Strategis Pesantren untuk Generasi Unggul |
|
|---|
| Data Kependudukan Jadi Penjaga Hak Warga, Dispendukcapil Kota Kediri Perkuat Layanan di Kelurahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Madrasah-Tsanawiyah-Negeri-MTsN-1-Kota-Kediri-terbakar-Jumat-1262026-petang.jpg)