Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung
BPS dan Pemkab Tulungagung Canangkan Sensus Ekonomi, UMKM Baru Platform Digital akan Jadi Perhatian
BPS dan Pemkab Tulungagung Mencanangkan Sensus Ekonomi, UMKM Baru Platform Digital Akan Jadi Perhatian
Penulis: David Yohanes | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Badan Pusat Statistik dan Pemkab Tulungagung mencanangkan Sensus Ekonomi (SE) 2026, Jumat (12/6/2026).
SE dilakukan setiap 10 tahun, bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan di bidang ekonomi.
Kepala BPS Tulungagung, Dyah Sari Prihantari, pendataan meliputi semua sektor, kecuali pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial.
“Sensus ini pendataan lengkap, jadi dilakukan door to door di seluruh rumah di Kabupaten Tulungagung,” jelasnya.
Baca juga: Motif Penyerangan Perempuan di Kabupaten Nganjuk, Pelaku Kenal dengan Dela Margareta
BPS Kabupaten Tulungagung telah melatih 1.145 petugas SE 2026, terdiri dari 1.010 petugas pendata lapangan dan 135 petugas pemeriksa hasil pendataan.
Petugas mulai turun ke lapangan pada Senin (15/6/2026).
Kabupaten Tulungagung memiliki 143.845 usaha atau perusahaan yang tersebar di seluruh wilayah Tulungagung.
Kecamatan Kedungwaru yang terbanyak dengan 15.511 usaha dan perusahaan, diusul Kecamatan Tulungagung dengan 15.315 usaha dan perusahaan, serta Kecamatan Ngunut 13.206 usaha dan perusahaan.
Kecamatan dengan jumlah usaha dan perusahaan paling kecil adalah Kecamatan Tanggunggunung dengan 1.525, Kecamatan Pagerwojo 2.825, dan Kecamatan Pucanglaban 3.113.
Hasil dari pendataan ini diharapkan bisa mendapat struktur ekonomi di Kabupaten Tulungagung.
“Untuk tahun 2016 yang paling kuat sektor perdagangan. Tahun 2026 kita potret, bisa saja nanti kuat di sektor pertanian,” sambung Dyah.
Salah satu yang jadi perhatian dalam SE 2026 ini adalah ekonomi digital dan ekonomi lingkungan.
Menurut Dyah, ada UMKM juga tumbuh dari platform digital atau lebih dikenal ecommerce.
Mereka berkontribusi pada ekonomi daerah, namun sering belum tercatat secara formal.
“Semenatara ekonomi lingkungan, yaitu hasil produk yang ramah lingkungan,” katanya.
| Pemkab Tulungagung Masih Bingung Mau Menaikkan Gaji PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| Wakapolres dan 4 Pejabat Utama Polres Tulungagung Berganti |
|
|---|
| Marsono Tegaskan Perda Miras Masih Berlaku Meski Sudah Dicabut, Belum Ada Perda Baru |
|
|---|
| MUI dan 3 Ormas Islam Datangi DPRD Tulungagung, Keluhkan Peredaran Miras dan Prostitusi Terselubung |
|
|---|
| Damkar Tulungagung Buka Pos Bantuan di Ngunut untuk Memperpendek Waktu Respons |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Plt-Bupati-Tulungagung-Jawa-Timur-Ahmad-Baharudin-memberikan-rompi-Jumat-1262026.jpg)