Senin, 27 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Sepeda Motor Tertemper KA Brantas di Perlintasan Kras-Ngadiluwih Kediri

Seorang pengendara sepeda motor terserempet KA Brantas di perlintasan sebidang Jalan Kras-Ngadiluwih, Kediri

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Humas KAI Daop 7 Madiun
MOTOR TERTEMPER - Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak jalan Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Senin (12/1/2026). Sebuah sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan sebidang JPL 265 KM 172+762 petak jalan Kras-Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (12/1/2026). 

Sebuah sepeda motor tertemper KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen saat melintas di perlintasan resmi yang tidak dijaga.

Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 13.43 WIB. Saat itu, KA Brantas tengah melaju dari arah Blitar menuju Pasar Senen dan akan melintasi perlintasan sebidang di jalur Kras-Ngadiluwih.

Berdasarkan laporan masinis, sebelum memasuki perlintasan, masinis telah membunyikan Semboyan 35 berupa klakson lokomotif sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan.

Namun, pada waktu yang bersamaan, sepeda motor tetap melaju dan melintasi rel.

Akibat jarak pengereman kereta api yang panjang, tabrakan tidak dapat dihindari.

Sepeda motor tersebut akhirnya tertemper bagian depan rangkaian KA Brantas, sehingga perjalanan kereta api harus dihentikan sementara.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kereta api langsung dilakukan berhenti luar biasa sesaat setelah kejadian. 

"Setelah kejadian, KA 151 Brantas langsung dilakukan berhenti luar biasa untuk pemeriksaan rangkaian," terang Tohari.

Baca juga: Perempuan di Blitar Diduga Terjun ke Sungai Brantas, Polisi Lakukan Pencarian

Petugas KAI bersama unsur terkait kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi rangkaian dan jalur rel di lokasi kejadian. 

Hasil pemeriksaan memastikan bahwa tidak terdapat kerusakan yang membahayakan perjalanan kereta api.

"Rangkaian dinyatakan aman untuk melanjutkan perjalanan dan jalur KA juga telah dinyatakan aman oleh petugas terkait," lanjut Tohari. 

Setelah dinyatakan aman, KA Brantas kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

Sementara itu, proses evakuasi korban dan penanganan di lokasi kejadian berlangsung hingga pukul 14.52 WIB.

Petugas gabungan melakukan pengamanan serta pengaturan di sekitar perlintasan untuk mencegah gangguan lanjutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved