Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Tebu 3.000 Meter Persegi di Gampengrejo Kediri Gagal Panen Usai Terbakar
Tebu 3.000 Meter Persegi di Gampengrejo Kediri Gagal Panen Usai Terbakar, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Kebakaran melanda lahan tebu milik warga di Dusun Kejuron Desa Plosorejo Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Jumat (5/6/2026) sore. Kebakaran yang menghanguskan area seluas kurang lebih 3.000 meter persegi tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Indah sekitar pukul 13.50 WIB. Mendapat laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB dan mendapati api telah membakar sebagian besar area lahan tebu milik Oktami yang berada di RT 01 RW 03 Dusun Kejuron.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga yang kemudian merembet ke area perkebunan tebu di sekitarnya.
Baca juga: Pemkab Kediri Perkuat Gerakan Kebersihan Lingkungan, Sampah 677 Ton per Hari Jadi Perhatian Serius
Kondisi cuaca yang panas serta banyaknya material kering di sekitar lokasi diduga membuat api dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan.
Mengetahui kondisi tersebut, petugas pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke area lahan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam proses pemadaman Petugas Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan satu unit armada dari Pos Grogol dengan kapasitas tangki air 5.000 liter serta empat personel.
Petugas berjibaku selama beberapa jam untuk mengendalikan kobaran api yang terus membakar tanaman tebu di lokasi kejadian.
Setelah melakukan upaya pemadaman sesuai prosedur operasional standar (SOP), api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.08 WIB.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh personel dan warga yang berada di sekitar lokasi dipastikan dalam kondisi aman," kata Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Pencuri Asal Blitar Beraksi Bawa Jimat, Tantang Polisi saat Ditangkap di Tulungagung
Meski demikian, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang cukup besar. Nilai kerugian akibat tanaman tebu yang terbakar dan gagal panen diperkirakan mencapai sekitar rp 70 juta.
Sementara itu, Kaleb menyebut petugas berhasil menyelamatkan aset dan lahan yang nilainya ditaksir mencapai sekitar rp 35 juta dari ancaman kobaran api yang semakin meluas.
Kaleb mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran sampah, terutama pada musim kemarau dan di area yang berdekatan dengan lahan pertanian maupun perkebunan.
"Memasuki musim kemarau lebih berhati-hati, apalagi dengan api," Imbaunya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Kebakaran Lahan Tebu
Kecamatan Gampengrejo
Desa Plosorejo
Damkar Kabupaten Kediri
Kebakaran Kediri
TribunMataraman.com
Tebu
gagal panen
| Pemkab Kediri Perkuat Gerakan Kebersihan Lingkungan, Sampah 677 Ton per Hari Jadi Perhatian Serius |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Wisata Low Budget di Kediri Raya, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan |
|
|---|
| Bupati Mas Dhito Bantu Nenek Sholikah Bangkitkan Usaha, Dapat Gerobak dan Modal untuk Asuh Tiga Cucu |
|
|---|
| Polres Kediri Gelar Lomba Menembak untuk Perkuat Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah |
|
|---|
| Mako Baru Polsek Ringinrejo Beroperasi, Kapolres: Perkuat Pelayanan Kepolisian untuk Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Damkar-Kabupaten-Kediri-saat-memadamkan-api-di-lahan-tebu-Jumat-562026.jpg)