Kamis, 30 April 2026

Cuaca Ekstrem di Kediri

Pemkab Kediri Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Berikut Langkah Kesiapsiagaan

Pemkab Kediri mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Isya Anshori
TERDAMPAK ANGIN - Warga Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri gotong royong usai dilanda angin puting beliung akhir September 2025 lalu. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Bencana itu antara lain banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Apalagi beberapa hari lalu, angin kencang sudah melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Kediri, seperti di Kecamatan Kepung. 

Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300.2.3/15/418.07/2025 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin atas nama Bupati Kediri.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno menyampaikan Surat Edaran tersebut diterbitkan menyusul meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Kediri seiring memasuki musim penghujan akhir tahun 2025.

Pemkab mengingatkan seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, dan lurah agar memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.

"Semua pihak diimbau aktif memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan BPBD. Langkah antisipasi dini sangat penting untuk mengurangi risiko bencana," kata Djoko menurunkan SE tersebut, Minggu (19/10/2025). 

Masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca melalui laman resmi bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau akun media sosial @infobmkgjuanda dan Instagram BPBD Kediri. 

Selain itu, pemerintah daerah juga meminta seluruh warga bersama aparat desa untuk melakukan langkah konkret di lingkungan masing-masing.

Salah satunya dengan membersihkan saluran air dan sungai agar tidak tersumbat oleh sampah atau sedimen yang bisa menyebabkan banjir.

Baca juga: Terbaru! Update Klasemen Liga 2 Grup B Usai PSS Sleman Bantai PSIS, Cek Posisi Persela dan Deltras

Langkah penting lain yang disampaikan adalah pemangkasan pohon-pohon yang rawan tumbang serta penertiban baliho semi permanen di area permukiman dan fasilitas umum.

Upaya ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kerusakan atau korban akibat terpaan angin kencang.

Selanjutnya juga mengingatkan agar masyarakat memeriksa kondisi tebing, terutama di daerah perbukitan dan bantaran sungai.

Jika ditemukan retakan tanah, pohon atau tiang miring, warga diminta segera menutup keretakan tersebut dengan tanah liat sebagai tindakan awal pencegahan longsor.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, warga diimbau mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama saat dan setelah hujan deras.

Pengawasan di area tebing dan aliran sungai sangat penting guna mendeteksi dini potensi longsor dan banjir bandang.

Pemerintah desa dan kecamatan diminta menjaga komunikasi intensif dengan BPBD Kabupaten Kediri melalui Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD di nomor 0852-5918-6866.

Jalur komunikasi ini dibuka selama 24 jam untuk menerima laporan darurat bencana dari masyarakat. 

Lebih lanjut, BPBD Kediri menegaskan agar perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya menyiapkan personel, peralatan, dan logistik dasar yang dapat digunakan sewaktu-waktu bila terjadi bencana.

Kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat respon penanganan.

Baca juga: Harga Cabai di Pasar Induk Pare Kediri Turun Signifikan, Pasokan Tetap Stabil hingga dari Makassar

Melalui surat edaran ini, Pemkab Kediri berharap seluruh lapisan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta meningkatkan kesadaran kolektif dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem.

Kewaspadaan dan kesiapan sejak dini diyakini dapat menyelamatkan banyak jiwa serta mengurangi kerugian akibat bencana hidrometeorologi.

"Untuk cuaca panas extreme biasanya berkaitan dengan potensi kebakaran" ungkap Djoko. 

 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved