Haji 2026
Dapat Kursi Roda dari Bupati Mas Dhito, CJH Tertua Umur 105 asal Kediri Semringah
CJH Tertua 105 Tahun Asal Semen Kediri Sumringah Dapat Kursi Roda dari Bupati Mas Dhito
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
Ringkasan Berita:- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan bantuan kursi roda.- Mbah Marsiyah, calon jemaah haji (CJH) yang disebut sebagai jamaah tertua di Indonesia dengan usia mencapai 105 tahun.
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan bantuan kursi roda kepada Mbah Marsiyah, calon jemaah haji (CJH) yang disebut sebagai jamaah tertua di Indonesia dengan usia mencapai 105 tahun.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Mas Dhito dengan mengunjungi kediaman Mbah Marsiyah di Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, Rabu (29/4/2026).
"Hari ini saya mengunjungi Mbah Marsiyah, calon jemaah haji (CJH) tertua dari Kabupaten Kediri, yang dibutuhkan hanya kursi roda," jelas Mas Dhito usai menemui Mbah Marsiyah di rumahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito juga memastikan kondisi kesehatan Mbah Marsiyah dalam keadaan baik.
Baca juga: Sekda Kabupaten Madiun Resmi Dijabat Sigit Budiarto, Genjot Inovasi dan Reformasi Birokrasi
Dia bahkan menilai kemampuan kognitif perempuan lanjut usia tersebut masih sangat terjaga meski telah berusia lebih dari satu abad.
Dengan kondisi tersebut, Mas Dhito optimistis Mbah Marsiyah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar di Tanah Suci. Terlebih, selama perjalanan ibadah nanti, Mbah Marsiyah akan didampingi oleh anak keduanya Muidah (63).
Menurutnya, perhatian khusus memang diberikan kepada jemaah lanjut usia, termasuk Mbah Marsiyah, melalui pendampingan petugas haji daerah.
"Jemaah yang lanjut usia menjadi fokus kita," jelas Mas Dhito.
Diketahui, tahun ini terdapat sekitar enam petugas pendamping haji daerah yang akan bertugas mengawal lebih dari 1.000 calon jemaah haji asal Kabupaten Kediri.
Usai menyerahkan bantuan dan berbincang dengan keluarga, Mas Dhito juga menitipkan doa kepada Mbah Marsiyah untuk keberkahan Kabupaten Kediri.
"Tadi saya nitip doa kepada Mbah Marsiyah, juga saya dibekali jeruk biar dapat barokahnya (Mbah Marsiyah)," kata Mas Dhito.
Sementara itu, Mbah Marsiyah mengaku keinginannya untuk menunaikan ibadah haji telah ada sejak puluhan tahun lalu. Dia menabung secara perlahan dari hasil berjualan bubur demi mewujudkan impian tersebut.
"Kawit sadean niko pingin minggah haji (sejak jualan dulu sudah ingin naik haji)," terangnya.
Perjalanan hidupnya tidak selalu mudah. Pada 2014, usaha buburnya sempat terhenti akibat terdampak material pasir dari letusan Gunung Kelud. Meski begitu, tekadnya untuk berhaji tidak pernah surut.
Dengan ketekunan dan kesabaran dalam menabung, impian Mbah Marsiyah akhirnya terwujud pada tahun 2026 ini.
Ia mengaku sumringah atas bantuan kursi roda yang diberikan, yang diharapkan dapat memudahkan mobilitas selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Nggih remen (senang)," aku Mbah Marsiyah.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Bupati Kediri
mas Dhito
Calon Jemaah Haji
CJH
Hanindhito Himawan Pramana
kursi roda
Haji 2026
tribunmataraman.com
Mbah Marsiyah
| Gantikan Posisi Ayah, M Hasby Huda Menjadi CJH Termuda di Kabupaten Blitar |
|
|---|
| 281 Jemaah Haji Kota Kediri Diberi Pembekalan, CJH Berisiko Tinggi Dipantau Ketat |
|
|---|
| Pandai Besi asal Nganjuk Akhirnya Naik Haji, Nabung Bersama Istri Sejak 1995 |
|
|---|
| 1.198 Jemaah Kediri Dipastikan Siap Terbang, Penggabungan Kloter Haji 2026 Hingga Tenaga Medis |
|
|---|
| Kisah Haru Kakak Beradik Lansia Asal Blitar, 9 Tahun Menanti Akhirnya Berangkat Haji 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Bupati-Kediri-Hanindhito-Himawan-Pramana-beri-bantuan-kursi-roda-kepada-Mbah-Marsiyah.jpg)