Pendidikan
Unair Masuk Lima Besar Risiko Pelanggaran Integritas Riset, Ini Penjelasan Kampus
Unair masuk dalam daftar 5 besar institusi dengan risiko pelanggaran integritas riset tertinggi versi lembaga Research Integrity Risk Index (RI2).
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: eben haezer
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai seleksi jurnal bereputasi serta bagaimana menghindari jebakan jurnal tidak kredibel.
“Pendampingan kami bersifat aktif dan terstruktur. Jika ada naskah yang berisiko, tim kami langsung turun tangan,” tambahnya.
Monitoring Ketat dan Kemandirian Jurnal Ilmiah
Sebagai bagian dari kontrol kualitas, Unair juga membentuk Tim e-IPKI (Etik dan Integritas Publikasi Karya Ilmiah). Tim ini bertugas memantau potensi pelanggaran integritas akademik sejak awal penulisan naskah.
“Tim e-IPKI menjadi radar awal. Begitu terdeteksi indikasi jurnal bermasalah, kami lakukan intervensi sebelum naskah dikirim,” kata Prof Hery.
Di sisi lain, dalam upaya memperkuat kemandirian publikasi nasional, Unair kini mengelola 20 jurnal ilmiah yang telah terindeks Scopus dengan rentang kuartil Q1 hingga Q4. Jurnal-jurnal ini dibangun sebagai alternatif yang menjunjung tinggi etika dan standar ilmiah.
“Sebagai universitas riset, kami tidak ingin sepenuhnya bergantung pada jurnal luar negeri. Maka kami perkuat jurnal internal agar bisa jadi rujukan ilmiah global,” pungkas Prof Hery.
(Sulvi Sofiana/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Risiko Pelanggaran Integritas Riset
Universitas Airlangga
Dosen Unair
Jurnal Predatoris
Publikasi Jurnal Unair
| Dari Laboratorium Digital hingga Dental Simulator, IIK Bhakta Perkuat Mutu Pendidikan Kesehatan |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Pascatransformasi, UIN Syekh Wasil Kediri Resmi Lantik 25 Pejabat Akademik |
|
|---|
| Berikut Nilai Rata-rata TKA Pelajar di Jatim, Peringkat Kelima Nasional |
|
|---|
| UINSW Kediri Kupas Turots Tasawuf Nusantara untuk Resiliensi Spiritual di Era Digital |
|
|---|
| Hadiri Wisuda ke-67 UNP Kediri, Mbak Wali Vinanda Ajak Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/etika-publikasi-ilmiah-di-Unair.jpg)