Ramadan 2025
Dulu Meriah Kini Memudar: Tradisi Ramadan 2025 di Indonesia yang Mulai Hilang
Beberapa tradisi ramadhan di setiap daerah Indonesia yang dulu meriah, tapi kini perlahan menghilang
Penulis: Fajarina Firdausi | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM - Inilah tradisi unik bulan Ramadhan yang dulu sangat meriah, namun sekarang sudah mulai hilang. Ada Dandangan, Padusan, hingga Pawar Obor.
Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia bulan suci Ramadhan, tidak hanya diisi dengan ibadah puasa saja, tetapi juga memiliki tradisi unik di setiap daerah.
Tradisi unik setiap daerah ini sudah ada sejak zaman dahulu, yang telah diwariskan secara turun-temurun. Setiap daerah memiliki khas tradisi yang menjadi bagian dari identitas budaya mereka dalam menyambut serta menjalani bulan Ramadhan.
Pelaksanaan tradisi di setiap daerah ini bukan sekedar ritual saja, melainkan juga sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan budaya leluhur.
Baca juga: Praktis! 3 Resep Kue Kering Lebaran 2025 Tanpa Oven, Mudah dan Lezat
Namun, seiring berjalannya waktu, banyak tradisi Ramadhan yang mulai punah dan jarang dilakukan oleh banyak orang di setiap daerah.
Hilangnya tradisi Ramadhan yang dulu pernah dilakukan adalah adanya perkembangan zaman, serta perubahan gaya hidup yang lebih modern.
Pada artikel ini akan menjelaskan beberapa tradisi Ramadhan di berbagai daerah yang saat ini sudah mulai menghilang di kalangan masyarakat.
Berikut beberapa tradisi Ramadan yang kini mulai menghilang dari berbagai daerah di Indonesia:
Masyarakat Kudus, memiliki tradisi unik untuk menyambut bulan Ramadhan, yang disebut Dandangan. Tradisi ini sudah ada sejak zaman Sunan Kudus. Tradisi ini berupa pasar malam, dulu ketika akhir bulan sya’ban, masyarakat akan berkumpul disekitar Masjid Menara Kudus, untuk menunggu pengumuman awal bulan Ramadhan. Setelah menyaksikan pengumuman masyarakat akan berbelanja jajanan di pasar malam tersebut.
Seiring berjalannya waktu, tradisi ini berkembang menjadi pusat perbelanjaan musiman, yang menjual berbagai perlengkapan Ramadhan. Namun, saat ini tradisi Dandangan sudah tidak semeriah dulu, dan semakin tergeser oleh pusat perbelanjaan modern, serta pengumuman awal bulan Ramadhan saat ini sudah dapat diakses melalui media.
Di Aceh, memiliki tradisi unik untuk menyambut Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, yaitu Meugang. Tradisi ini dilakukan dengan cara menyembelih hewan ternak, seperti sapi atau kambing, yang kemudian dimasak dan disantap bersama keluarga.
Tujuan tradisi Meugang dilakukan, supaya semua orang termasuk orang kurang mampu, dapat menikmati hidangan daging sebelum menjalankan ibadah puasa. Namun, tradisi Meugang ini sudah jarang dilakukan di beberapa daerah, karena harga daging yang mahal dan perubahan gaya hidup masyarakat.
3. Padusan di Jawa Tengah dan Yogyakarta
| Lebaran 2025, Hampir 187 Ribu Orang Mudik Pakai Kereta Api Lewat Stasiun di Wilayah Daop 7 |
|
|---|
| Ratusan Pengunjung Antusias Berebut Tumpeng Ketupat Cokelat di Kampung Coklat Blitar |
|
|---|
| Dampingi KH Nurul Huda Ploso, Mas Ipin Bupati Trenggalek Sowan Ulama Sambut Hari Raya Ketupat |
|
|---|
| VIDEO - Tahu Kuning Takwa Kediri Diburu Pemudik untuk Oleh-Oleh Lebaran 2025 |
|
|---|
| Pantai Dalegan, Pantai Favorit Warga Gresik Saat Libur Lebaran 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tradisi-Meugang-dan-Sambut-Ramadan.jpg)