Sabtu, 2 Mei 2026

Ramadan 2025

Dulu Meriah Kini Memudar: Tradisi Ramadan 2025 di Indonesia yang Mulai Hilang

Beberapa tradisi ramadhan di setiap daerah Indonesia yang dulu meriah, tapi kini perlahan menghilang

Tayang:
Penulis: Fajarina Firdausi | Editor: faridmukarrom
serambinews
Tradisi Meugang dan Sambut Ramadan, UBBG Potong Lembu dan Masak Kuah Beulangong. Foto ini untuk artikel 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Inilah tradisi unik bulan Ramadhan yang dulu sangat meriah, namun sekarang sudah mulai hilang. Ada Dandangan, Padusan, hingga Pawar Obor. 

Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia bulan suci Ramadhan, tidak hanya diisi dengan ibadah puasa saja, tetapi juga memiliki tradisi unik di setiap daerah. 

Tradisi unik setiap daerah ini sudah ada sejak zaman dahulu, yang telah diwariskan secara turun-temurun. Setiap daerah memiliki khas tradisi yang menjadi bagian dari identitas budaya mereka dalam menyambut serta menjalani bulan Ramadhan.

Pelaksanaan tradisi di setiap daerah ini bukan sekedar ritual saja, melainkan juga sebagai simbol kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan budaya leluhur. 

Baca juga: Praktis! 3 Resep Kue Kering Lebaran 2025 Tanpa Oven, Mudah dan Lezat

Namun, seiring berjalannya waktu, banyak tradisi Ramadhan yang mulai punah dan jarang dilakukan oleh banyak orang di setiap daerah. 

Hilangnya tradisi Ramadhan yang dulu pernah dilakukan adalah adanya perkembangan zaman, serta perubahan gaya hidup yang lebih modern. 

Pada artikel ini akan menjelaskan beberapa tradisi Ramadhan di berbagai daerah yang saat ini sudah mulai menghilang di kalangan masyarakat.

Berikut beberapa tradisi Ramadan yang kini mulai menghilang dari berbagai daerah di Indonesia:

1. Dandangan di Kudus

Masyarakat Kudus, memiliki tradisi unik untuk menyambut bulan Ramadhan, yang disebut Dandangan. Tradisi ini sudah ada sejak zaman Sunan Kudus. Tradisi ini berupa pasar malam, dulu ketika akhir bulan sya’ban, masyarakat akan berkumpul disekitar Masjid Menara Kudus, untuk menunggu pengumuman awal bulan Ramadhan. Setelah menyaksikan pengumuman masyarakat akan berbelanja jajanan di pasar malam tersebut. 

Seiring berjalannya waktu, tradisi ini berkembang menjadi pusat perbelanjaan musiman, yang menjual berbagai perlengkapan Ramadhan. Namun, saat ini tradisi Dandangan sudah tidak semeriah dulu, dan semakin tergeser oleh pusat perbelanjaan modern, serta pengumuman awal bulan Ramadhan saat ini sudah dapat diakses melalui media.  

2. Meugang di Aceh

Di Aceh, memiliki tradisi unik untuk menyambut Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, yaitu Meugang. Tradisi ini dilakukan dengan cara menyembelih hewan ternak, seperti sapi atau kambing, yang kemudian dimasak dan disantap bersama keluarga. 

Tujuan tradisi Meugang dilakukan, supaya semua orang termasuk orang kurang mampu, dapat menikmati hidangan daging sebelum menjalankan ibadah puasa. Namun, tradisi Meugang ini sudah jarang dilakukan di beberapa daerah, karena harga daging yang mahal dan perubahan gaya hidup masyarakat.

3. Padusan di Jawa Tengah dan Yogyakarta

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved