Jadwal Penukaran Uang Baru 2025
Antrean Warga Mengular di Lokasi Penukaran Uang Baru di Kabupaten Kediri
Penukaran uang baru 2025 yang difasilitasi Bank Indonesia di wilayah Kabupaten Kediri diminati tak hanya oleh warga Kediri, tetapi wilayah sekitarnya
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Ratusan warga dari berbagai daerah di Karesidenan Kediri memadati area pelataran Masjid An Nur, Pare, Kabupaten Kediri pada Kamis (6/3/2025) pagi.
Mereka mengantre untuk melakukan penukaran uang baru yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri dalam rangka menyambut Lebaran 2025.
Sejak pukul 10.00 WIB antrean warga sudah mulai terbentuk. Banyak dari mereka ingin mendapatkan uang layak edar (ULE) untuk keperluan Lebaran, terutama dalam tradisi THR (Tunjangan Hari Raya) bagi keluarga dan kerabat.
Baca juga: BI Tidak Buka Layanan Penukaran Uang Baru di Pasuruan, Warga Akhirnya Tukar Uang di Malang
Salah satu warga, Rega, asal Kabupaten Blitar, mengaku telah dua kali mengikuti program penukaran uang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI).
Menurutnya, program ini memberikan kemudahan bagi masyarakat karena tidak ada biaya tambahan atau jasa penukaran, berbeda dengan praktik di beberapa tempat lain.
"Kalau di BI, penukarannya langsung tanpa ada jasa tambahan, jadi lebih nyaman dan aman," katanya.
Hal serupa diungkapkan oleh Adi Dharma, warga Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.
Dia mengaku rutin menukarkan uang setiap kali BI Kediri membuka layanan penukaran menjelang Lebaran. Dengan sistem antrean yang tertata dan layanan yang cepat, di merasa prosesnya semakin praktis dan efisien.
"Alhamdulillah, prosesnya cepat dan mudah, tidak ada kendala," kata Adi Dharma.
Program penukaran uang ini merupakan bagian dari kegiatan bertajuk "Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI), yang secara resmi dibuka oleh *KPwBI Kediri pada Selasa (4/3/2025) kemarin.
Kepala Perwakilan BI Kediri, Yayat Cadarajat menyebutkan bahwa program ini akan berlangsung hingga 26 Maret 2025 dan melibatkan kerja sama dengan perbankan untuk menyediakan layanan penukaran uang di seluruh wilayah kerja BI Kediri.
"Bank Indonesia telah menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp4,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri," ungkap Yayat.
Selain menyediakan uang tunai baru, Yayat juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan transaksi digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS sebagai alternatif pembayaran yang lebih mudah dan aman.
Dalam satu titik, pihak BI akan membuka kuota 300 orang.
Untuk memfasilitasi masyarakat, BI Kediri membuka 70 titik layanan penukaran uang yang tersebar di 13 kota/kabupaten.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.