Kamis, 30 April 2026

Harga Komoditas

Tinggi Permintaan saat Ramadan, Harga Pangan di Kota Kediri Naik

Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Kediri mengalami kenaikan akibat lonjakan permintaan masyarakat jelang Ramadan

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
PANTAU HARGA - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar monitoring harian harga kebutuhan pokok di Pasar Setono Betek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Kediri mengalami kenaikan akibat lonjakan permintaan masyarakat.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri terus melakukan monitoring harian di pasar tradisional untuk mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga. 

Menurut Kepala DKPP Kota Kediri, Moh Ridwan, kenaikan harga pangan ini bukanlah hal baru dan sudah menjadi tren tahunan, terutama saat masyarakat menjalankan tradisi megengan sebelum Ramadan.

"Kenaikan ini dipicu karena saat ramadan banyak permintaan, tetapi menurut data tahun lalu juga sama, apalagi menjelang ramadan kemarin warga kita ada tradisi megengan, sehingga permintaan relatif tinggi," jelas Ridwan, Senin (3/3/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, di antaranya beras premium, minyakita, serta daging ayam ras.

Selain itu, harga bawang merah, bawang putih bonggol, cabai merah besar, dan cabai merah keriting juga mengalami lonjakan signifikan.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga seperti gula pasir, minyak goreng curah, serta daging sapi murni. Selain itu, harga telur ayam ras, cabai rawit merah, tepung terigu curah, kentang, dan tomat juga mengalami penurunan.

Pemerintah Kota Kediri tidak tinggal diam terhadap fluktuasi harga ini. Ridwan menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menyusun strategi intervensi, termasuk menggelar Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar. 

"Menindaklanjuti hal itu kami sudah melakukan upaya intervensi berupa memperkuat koordinasi bersama TPID untuk menyusun jadwal Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pasar," terangnya.

Ia juga memperkirakan bahwa kenaikan harga ini hanya bersifat sementara dan akan kembali stabil dalam waktu satu pekan ke depan.

"Kami prediksi kenaikan ini akan berlangsung selama sepekan dan akan berangsur normal pada pekan kedua ramadan," tambahnya.

Meskipun terjadi lonjakan harga, Ridwan memastikan bahwa stok bahan pangan di Kota Kediri masih dalam kondisi aman, kecuali untuk cabai rawit dan bawang putih. 

"Memang kurang karena di sentra-sentra penghasil saat ini masih fokus pada tanaman padi yang sebentar lagi memasuki masa panen, selain itu juga cuaca saat ini sangat berpengaruh," ujarnya.

DKPP Kota Kediri juga terus berupaya meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi gejolak harga yang berpotensi terjadi di masyarakat. 

"Kami berharap agar semua pihak tetap waspada terhadap gejolak harga pangan, sehingga pemerintah bisa segera mengambil langkah intervensi yang diperlukan," ungkap Ridwan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved