Viral Guru SD Tanpa Busana

Guru di Jember yang Viral Karena Video Tanpa Busana Minta Maaf, ini Pernyataan Lengkapnya

Guru SD di kabupaten Jember, Jawa Timur yang viral karena video bugilnya tersebar, akhirnya meminta maaf secara terbuka. Ini pernyataan lengkapnya

Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
ist
MINTA MAAF - Sosok guru dari Jember yang viral karena video aksi tanpa busana, meminta maaf. Permintaan maaf disampaikannya secara terbuka lewat video yang disebarkan di medsos. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | JEMBER - Guru SD di kabupaten Jember, Jawa Timur yang viral karena video bugilnya tersebar, akhirnya meminta maaf secara terbuka.

Permintaan maaf ini disampaikannya melalui video yang baru-baru ini diunggah ke media sosial. 

Dalam video itu terlihat, seorang perempuan muda duduk menghadap kamera. Dia mengenakan baju biru dan kemeja krem.

Setelah mengucapkan salam, dia mulai mengutarakan permintaan maafnya. 

Berikut adalah pernyataan minta maafnya:

"Dengan video ini saya mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pihak yang dirugikan atas kasus saya. 

Saya tidak akan menyebutkan instansi manapun dalam video ini untuk kebaikan bersama. 

Saya merasa bersalah dan sangat menyesal dengan kejadian ini. 

Hal ini bermula karena saya telah tertipu oleh seseorang di media sosial. Dan chat pribadi saya ke penipu itu disebarkan dan diperjualbelikan. 

saya tidak bisa mengontrol hal itu. Sebelum kasus itu beredar luas, dengan sadar  dan tanpa paksaan dari pihak manapun, saya mengundurkan diri dari guru bantu, dan bukan lagi bagian dari instansi manapun sejak tanggal 7 Februari 2025.

Sebelum ini, saya seorang mahasiswi pertengahan yang mencari pengalaman dan pengembangan pengetahuan saya dengan mengajar.

Kelalaian dan kekhilafan ini murni kesalahan saya tanpa sepengetahuan dan campur tangan dengan orang terdekat saya. 

Yang jelas tidak ada orang sekitar saya yang akan membiarkan ini bisa terjadi. Ini murni kebodohan saya. Ini pelajaran berharga bagi saya dan saya sangat jauh dari cerminan seorang guru. 

Semoga juga menjadi pembelajaran bagi teman-teman untuk lebih berwaspada terhadap berbagai modus penipuan di media sosial  Cukuplah kejadian ini berhenti pada saya. 

Kemudian saya minta tolong dan saya memohon jangan menyerang keluarga saya, teman-teman saya, dan instansi yang ada kaitannya dengan saya sebelumnya.  Saya akan bertanggung jawab hal ini secara pribadi. 

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved